Mulai Oktober 2020 Ini Pemkab Lebak Batasi Kantong Plastik Bagi Toko Ritel Modern

  • Whatsapp
Kantong plastik
Ilustrasi pembatasan penggunaan kantong plastik di Lebak.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai hari ini (Kamis, 1/10/2020) membatasi peredaran sampah plastik di Kabupaten Lebak.

Pembatasan sampah plastik tersebut dilakukan dengan cara melarang penggunaan kantong plastik di seluruh toko ritel modern di Kabupaten Lebak. Seperti yang tercantum di dalam Perbup no. 45 tahun 2019, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

Bacaan Lainnya

Kepala DLH Lebak Nana Sunjana mengatakan, pihaknya telah mensosialisasikan Perbub tersebut mulai bulan Juni sampai September 2020, dan baru akan diberlakukan secara resmi mulai Oktober 2020.

“ketentuan itu sudah kita sosialisasikan dan penerapannya dilakukan mulai bulan Oktober ini untuk retail modern. Apabila masih mengeluarkan maka usaha retail tersebut akan kena sanksi administrasi,” kata Nana kepada Redaksi24.com melalui telepon selulernya, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA: Pemkot Tangerang Himbau Ritel Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Nana menegaskan, dalam Perbub tersebut diatur juga sanksi bagi toko ritel modern yang tidak mematuhi. Sanksi yang dimaksudkan adalah sanksi Administrasi mulai dari peringatan, penghentian sementara operasional, hingga pencabutan perizinan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak Iwan Sutikno mengatakan, larangan penggunaan kantong plastik tersebut nantinya akan diberlakukan juga bagi para pedagang di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Lebak.

“ Untuk di lingkungan pasar tradisional belum dilakukan,  tapi kita terus sosialisasi kepada masyarakat, jika ke pasar tradisional agar membawa tas atau kantong belanja,” kata Iwan.

Hal itu dilakukan , kata dia, karena sampah plastik tersebut sulit diurai dan memiliki waktu puluhan tahun, sehingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dengung di Kecamatan Maja, Lebak dikuatirkan cepat penuh. 

BACA JUGA: Produk UKM Lebak Kini Hadir di Gerai Alfamart

Adapun TPA Dengung Maja sendiri, kata dia, Setiap harinya mendapat kiriman 50 sampai 52 ton sampah dan diprediksi masih bisa menampung sampah 4 hingga 5 tahun kedepan.

“Seandainya di Lebak ini ada 400 toko ritel modern, dan masih-masing ritel tersebut  tiap bulannya membuang 1 kg kantong plastik, setahunnya sudah 2.800 ton yang masuk ke TPA tersebut,” kata dia.

Apabila sampah itu tidak mudah diurai, tandasnya, maka TPA akan mudah penuh, lalu kemana warga Lebak akan membuang sampah. Karena  itu sampah harus ditangani dengan baik. (Yusuf/Aan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.