Mulai Hari Ini, Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Selama 5 Hari

oleh -
Mulai Hari Ini, Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Selama 5 Hari

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Mulai hari ini selama lima hari yakni mulai dari 28 Februari hingga 4 Maret 2022, para pedagang daging sapi di Jabodetabek menggelar mogok jualan. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes para pedagang sapi terhadap tingginya harga daging sapi yang menembus Rp150.000 per kilogram.

“Sesuai instruksi dari DPD Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta sebagai bentuk protes atas tingginya harga daging, kami para pedagang akan mogok jualan selama lima hari,” ujar Indra salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Poris Indah, Kota Tangerang, Minggu, (27/2/2022).

BACA JUGA: Tergantung Impor, Jabodetabek Bisa Krisis Daging Sapi Berkepanjangan

Indra menjelaskan, jika sebelumnya harga daging sapi dalam kondisi sapi hidup Rp95 ribu per kilogramnya kini naik menjadi Rp120 ribu per kilogram. Sedangkan untuk daging sapi yang telah dipotong dari awalnya Rp120 ribu kini naik hingga Rp150 ribu per kilogramnya.

BACA JUGA: Atasi ‘Kiamat Tahu Tempe, ‘Anggota DPR RI Ananta Wahana: Bikin Pesawat Terbang Bisa, Masa Swasembada Kedelai Tidak Bisa!

“Bagi kami para pedagang daging sapi dengan perubahan harga ini bukan sekedar kenaikan ini adalah pergantian,” keluh Indra.

Indra mengaku tingginya harga daging sapi tersebut telah terjadi sejak jelang perayaan Imlek hingga sekarang. Akibat hal ini lanjut Indra, dirinya mengalami penurunan omzet akibat penurunan daya beli masyarakat.

BACA JUGA: Daging Merah Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh, Simak Penjelasan Pakar Nutrisi Ini!

“Sudah sejak jelang perayaan Imlek kemarin, omzet saya berkurang hingga 50 persen akibat berkurangnya daya beli masyarakat akibat tingginya harga daging sapi,” ujarnya.

Anggota DPR RI, Ananta Wahana mengaku prihatin dengan terjadinya kenaikan harga sejumlah komoditas makanan seperti kedelai hingga daging sapi. Menurut Ananta sebagai wakil rakyat dirinya meminta pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera mengatasi kenaikan harga sejumlah komoditas makanan termasuk daging sapi.

“Jika tidak segera bisa diatasi kenaikan harga sejumlah komoditas makanan, dikhawatirkan terjadi kegaduhan di masyarakat terlebih dalam kondisi kesulitan akibat adanya pandemi COVID-19 ini. Pemerintah khususnya Kemendag harus bisa mencari formula untuk bisa mengatasinya,” ujar politisi dari PDI Perjuangan ini. 

Sebelumnya melalui surat edaran yang diberikan kepada para anggotanya, DPD APDI DKI Jakarta meminta seluruh pedagang daging sapi di Jabodetabek untuk melaksanakan aksi mogok berjualan selama lima hari yakni mulai dari 28 Februari hingga 4 Maret 2022. Aksi mogok berjualan ini sesuai kesepakatan dari para pedagang sapi akibat adanya kenaikan harga daging sapi.(Hendra)