Mulai 18 Agustus 2020, Sekolah di Lebak Akan Jalani KBM Tatap Muka Secara Bertahap

  • Whatsapp
Kbm
Ilustrasi: KBM tatap muka.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim  telah merilis 163 daerah yang masuk zona penyebaran Covid-19. Bagi daerah tersebut diperbolehkan untuk menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka, termasuk Kabupaten Lebak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rancangan skenario untuk KBM tatap muka. Bahkan, pihaknya dalam jangka waktu dekat berencana akan memulai KBM tatap muka terhadap 6 SMP di Lebak itu  mulai  18 Agustus 2020 nanti.

Bacaan Lainnya

“Ya, ke Enam sekolah tersebut sudah siap untuk melaksanakan KBM tatap muka. Kita juga sudah bahas dengan Satgas percepatan dan penangganan Covid-19 Lebak,” kata Wawan ketika dihubungi Redaksi24.com melalui telepon selulenya, Selasa (11/8/2020) malam.

Ke 6 sekolah tersebut, katanya, yakni SMPN Satap 3 Sobang, SMPN Satap 1 Cigemblong, SMPN 6 Gunungkencana, SMPN 3 Cirinten, SMPN 3 Bojongmanik dan SMPN Satap 5 Leuwidamar. 

BACA JUGA: Efektifkan Pendidikan di Pandemi Covid-19, Disdikbud Lebak Gunakan Sistem kluster

“Dalam pelaksanaan KBM tatap muka, pihak sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan dengan cara menyediakan tempat cuci tangan, siswa dan guru memakai masker, dan juga menjaga jarak,” katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan KBM tatap muka itu ditargetkan akan berlangsung di seluruh daerah di Kabupaten Lebak. Dalam pelaksanaannya, tambah dia, KBM tatap muka akan dilakukan dengan metode Shift, dengan cara setiap kelasnya dibagi menjadi dua yakni, pagi dan siang. 

“Pelaksanaan ini akan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan,” katanya (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.