MUI dan Pramuka Banten Apresiasi Dinkes Dalam Menangani Covid-19

oleh -
Dinkes Banten
Kadinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti menyosialiasikan program prioritas kesehatan bersama MUI dan Kwarda Pramuka Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Sinergi Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) di seluruh Provinsi Banten merupakan keharusan dan keniscayaan. Sebab, Dinkes tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Dinkes Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti pada kegiatan sosialisasi penanganan Covid-19 dengan sejumlah elemen masyarakat. Menurut dia, kolaborasi dengan elemen masyarakat dalam penanganan Covid-19 dapat dilakukan mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan hingga ke desa.

“Kami berupaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Banten. Berkat doa para ulama dan masyarakat Banten dan diiringi kerja keras aparat pemerintah daerah, khususnya jajaran Dinkes, Banten dapat keluar dari 3 besar dan 10 besar daerah penyumbang pasien Covid-19 di Indonesia,” jelas Ati.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 MUI Provinsi Banten, H Fadlullah mengapresiasi langkah Dinkes dalam penanganan wabah corona di Banten. MUI, kata dia, berkontribusi dengan turut menyosialisasikan Fatwa MUI terkait Pandemi Covid-19, kampanye 3M, dan mengeluarkan taushiyah terkait penanggulangan dampak Covid-19 dengan narasi agama.

BACA JUGA: Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Dinkes Banten Gandeng Ormas

“Kami juga memmulai gerakan hidup bersih dan sehat dari masjid, langgar, dan musholla. Dalam waktu dekat segera melaksanakan gerakan hidup bersih dan sehat bersama Puskesmas Bojonegara Kabupaten Serang dan Puskesmas Kasemen, Kota Serang,” ungkapnya.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Banten, Masduki, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut turut mengapresiasi kinerja Kepala Dinkes Banten dan seluruh jajaran. Masduki juga menginstruksikan agar semua anggota Pramuka, mulai level terbawah hingga unsur pimpinan wajib ikut bertanggungjawab memutus rantai penyebaran Covid-19 di Banten.

Pria yang akrab disebut Kak Enduk itu juga mengingatkan agar tidak ada istilah bosan dalam penanggulangan Covid-19. Seluruh anggota Pramuka, kata dia, harus menjadi penggerak di masyarakat dan lingkungan yang dapat dimulai dari kesadaran diri dan keluarga.

“Minimal dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga digagas terbentuknya desa dan kelurahan siaga dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Banten. Karena desa dan kelurahan Siaga dapat mendorong kenaikan derajat kesehatan masyarakat dengan karena menerapkan Prilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) yang menjadi kunci peningkatan derajat kesehatan sekaligus pemutus penyebaran Covid-19 di Banten.(DIFA)

No More Posts Available.

No more pages to load.