Muhammadiyah Minta Presiden Jokowi Evaluasi Penanganan Pandemi

  • Whatsapp
muhammadiyah meminta presiden jokowi mengevaluasi secara menyeluruh penanganan pandemi
Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta.

JAKARTA, REDAKSI24.COM— PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah meminta Presiden RI Jokowi (Joko Widodo) mengevaluasi secara menyeluruh penanganan pandemi Covid-19, jika perlu memimpin langsung agar keadaan terkendali.

PP Muhammadiyah menyatakan, selama lebih dari satu semester, warga negara Indonesia terus berjuang melawan ancaman nyata dari pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Bencana non-alam tersebut telah menimbulkan masalah kesehatan, ekonomi, sosial-budaya, mental-spiritual, politik, dan sebagainya. Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 ini telah menimbulkan masalah kemanusiaan yang sangat serius.

Jumlah korban meninggal dunia maupun yang masih dalam perawatan terus meningkat, termasuk dari kalangan tenaga kesehatan sebagai salah satu garda terdepan sekaligus benteng terakhir penanganan Covid-19.

BACA JUGA:Ini Enam Rekomendasi GP Ansor Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Melihat semua kenyataan tersebut PP  Muhammadiyah merasa sangat prihatin dan khawatir dengan keadaan ini. Dalam pandangan Muhammadiyah, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19.

Walaupun demikian, kerja dan kinerja Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah beserta seluruh jajaran belum menunjukkan hasil yang maksimal.

Muhammadiyah menyadari kompleksitas masalah terkait covid-19 ini. Akan tetapi, Muhammadiyah menilai kerja dan kinerja pemerintah perlu ditingkatkan dan diperbaiki, terutama terkait dengan koordinasi antar instansi dan komunikasi publik. Lemahnya koordinasi dan komunikasi menimbulkan kegaduhan politik yang trivial dan kontraproduktif.

Oleh karena itu, dalam pernyataan sikap nomor Nomor 20/Per/I.0/H/2020, Tentang Penanganan Pandemi Covid-19, tertanggal 3 Shafar 1442 H/21 September 2020 M, yang ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir dan Sektretaris Umum Prof Abdul Mu’ti, Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta kepada Presiden Jokowi untuk mengevaluasi secara menyeluruh penanganan Covid-19 dan jika diperlukan dapat mengambil alih dan memimpin langsung agar lebih efektif, terarah, dan maksimal.

Saat konferensi pers, Senin (21/9/2020)  Mu’ti, menyatakan, kehadiran presiden sangat diperlukan di tengah gejala lemahnya kinerja dan sinergi antar kementerian. Presiden perlu mengevaluasi para menteri agar meningkatkan performa dan profesionalitas kerja sehingga tidak menimbulkan liabilitas pemerintahan dan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah, khususnya kepada presiden.

Muhammadiyah, lanjut dia, juga menyatakan perlu adanya kebijakan yang tegas dan menyeluruh dalam penanganan Covid-19 secara nasional agar keadaan terkendali.

“Selain itu, PP Muhammadiyah juga mengingatkan agar mengutamakan penyelamatan jiwa manusia dari lainnya. Hal ini harus dilakukan karena konstitusi kita merintahkan hal itu yakni agar pemerintah negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,”ujar Mu’ti. (Agung/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.