,

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, AHY Sebut Jelas Itu Ilegal

oleh -
ahy,dpp,klb,demokrat,moeldoko,ilegal
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Antara.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan, terpilihnya Moeldoko menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat dalam kongres luar biasa (KLB) di Sumatera Utara adalah ilegal dan inkonstitusional.

AHY menegaskan, pelaksanaan kongres luar biasa yang dilakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) tidak berdasarkan konstitusi partai.

“KLB yang mengatasnamakan Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, didasari niat dan dilakukan cara yang buruk. Ada yang katakan KLB tersebut bodong dan abal-abal, namun jelas ilegal dan inkonstitusional karena tidak sesuai dan tidak berdasarkan konstitusi Partai Demokrat,” kata AHY dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Dia menjelaskan, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat yang merupakan konstitusi partai telah disahkan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Menurut AHY, dalam konstitusi partai dijelaskan bahwa penyelenggaraan KLB harus disetujui dan didukung minimal 2/3 DPD Partai Demokrat, setengah jumlah DPC Demokrat, dan harus disetujui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

“Tiga klausul tersebut tidak dipenuhi para peserta KLB. Seharusnya 2/3 Ketua DPD hadir, namun faktanya seluruh Ketua DPD Demokrat tidak ikut KLB dan berada di daerah masing-masing, dan para Ketua DPC tidak ikut, mereka solid pada partai dan kepemimpinan Demokrat yang sah,” ujarnya.

AHY mengungkapkan memang ada 34 Ketua DPC yang terpapar gerakan kongres tersebut, namun jabatan mereka telah diganti sebelum KLB dilaksanakan.

Kata dia, para peserta kongres tersebut bukan pemilik suara yang sah karena statusnya mantan kader Demokrat yang telah diberhentikan tetap dan tidak hormat.

“Kami sudah pegang surat kesetiaan dan penolakan KLB dari Ketua DPD dan DPC Partai Demokrat, sampai Jumat pagi ada 93 persen pemilik suara sah berada di tempat masing-masing. Dan ada 7 persen itu sudah kami ganti, sudah di-Plt-kan,” cetus Ketua DPP Partai Demokrat AHY.

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Moeldoko terpilih mengalahkan Marzuki Alie, setelah nama keduanya diajukan peserta versi KLB Medan.

Namun saat Pimpinan Sidang, Jhoni Allen membacakan voting, dukungan peserta KLB lebih banyak diberikan kepada Moeldoko.

“Dengan ini memutuskan Bapak Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025,” kata Pimpinan Sidang Jhoni Allen.

KLB tersebut juga menetapkan Marzuki Alie yang merupakan mantan Ketua DPR RI, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat periode 2021-2025.

“Sehingga dengan keputusan ini, maka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinyatakan demisioner,” tandasnya. (Imam Budilaksono/Ant/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.