Misteri Pembunuhan Bos Nugget di Kampung Bayur Tangerang Terungkap

  • Whatsapp
Polsek Jatiuwung gelar kasus pembunuhan.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Misteri pembunuhan terhadap Kit Fo (42) yang jenazahnya ditemukan di Jalan Kampung Bayur RT 03, RW 04, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten dengan kondisi mengenaskan, terungkap oleh Polsek Jatiuwung.

” Setelah kami melakukan penyelidikan dengan intensif, akhirnya kasus pembunuhan itu terungkap. Pelakunya adalah Nurjen, mantan karyawan korban yang merasa sakit hati,” kata Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, Senin (23/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pembunuhan yang terjadi pada Kamis (19/11/2020) malam itu, kata Kapolsek, berawal ketika pelaku minta ganti sepeda motor yang dihilangkan oleh korban.

Karena penggantinya dinilai tidak seimbang, pelaku sakit hati dan berpura-pura minta antar ke rumah kerabatnya di wilayah Bayur dengan mengendarai sepeda motor.

BACA JUGA: Penemuan Mayat Laki-Laki Atas Nama Kit Fo Dievakuasi Polisi Ke RSUD Kabupaten Tangerang

Tanpa rasa curiga, korban yang merupakan pengusaha pengolahan nugget itu menuruti permintaan pelaku. Sesampai di lokasi, pelaku  yang telah mempersiapkan palu di dalam tasnya, minta berhenti dan langsung memukul kepala korban hingga berkali-kali dengan senjata tumpul tersebut. Akibatnya, korban yang tak lain bekas bosnya itu jatuh tersungkur dan tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP)  dengan kondisi mengenaskan.

Melihat korbannya tidak berdaya, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban ke wilayah Kabupaten Tangerang. Namun pelarian pelaku terhenti, setelah Polsek Jatiuwung menangkapnya.

“Pelaku kami tangkap di rumah kerabatnya di wilayah Kabupaten Tangerang pada Minggu (22/11/2020) malam,” kata Kapolsek.

BACA JUGA: Polsek Jatiuwung Olah TKP Penemuan Mayat Laki – Laki Atas Nama Kit Fo

Di hadapan petugas, kata Kapolsek, pelaku yang merupakan bekas karyawan korban mengaku  tega menganiaya korban hingga tewas karena sakit hati sepeda motor miliknya dihilangkan oleh korban.

” Sebenarnya antara pelaku dan korban sudah saling kenal selama 13 tahun. Namun semenjak sepeda motor pelaku dihilangkan oleh korban dan diganti tidak sesuai, pelaku berhenti dari tempat kerjanya itu,” kata Kapolsek.

Dan sebelum pembunuhan itu terjadi, pelaku berusaha menagih kembali. Namun tidak dihiraukan oleh korban, sehingga pelaku sakit hati dan membunuhnya.”Sampai saat ini pelaku masih mendekam di Polsek Jatiuwung,” kata dia. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.