Minyak Goreng dan Kedelai Langka, DPRD Banten Minta Pemprov Bentuk Satgas Pangan

oleh -
Minyak Goreng dan Kedelai Langka, DPRD Banten Minta Pemprov Bentuk Satgas Pangan
Wakil Ketua DPRD Banten, M. Nawa Said Dimyati/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, M. Nawa Said Dimyati mendesak Pemerintah Provinsi Banten segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng dan kedelai di pasaran. Menurut pria yang akrab disapa Cak Nawa ini, kelangkaan minyak goreng dan kedelai di pasaran tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena bisa menimbulkan kegaduhan sosial dan ekonomi di masyarakat.

“Kelangkaan minyak goreng dan kedelai harus diantisipasi dengan baik oleh Pemprov Banten, karena berpotensi menimbulkan kegaduhan sosial dan ekonomi. Untuk itu alangkah baiknya apabila Pemprov membentuk satgas Pangan,” katanya saat dimintai keterangan oleh sejumlah Wartawan, Minggu (20/2/2022).

BACA JUGA: Harga Minyak Goreng di Kota Tangerang Naik, Para Pedagang Gorengan Gulung Tikar

Cak Nawa berharap dengan keberadaan Satgas Pangan tersebut bisa secepatnya memberikan solusi terbaik untuk masyarakat Banten salah satunya dengan melakukan operasi pasar dan sidak dalam upaya tidak terjadinya penimbunan barang sehingga mengakibatkan kelangkaan.

“Kelangkaan ini harus segera diatasi, Satgas Pangan bisa melakukan operasi pasar dan sidak, karena yang dikhawatirkan kelangkaan ini karena ada penimbunan,” ujar politisi dari Demokrat ini. 

BACA JUGA: Banyak Masuk Survei Pilgub Banten, Cak Nawa: Bukti Kinerja Kader Demokrat Diapresiasi Publik

Cak Nawa juga mengungkapkan, kelangkaan  minyak goreng dan kedelai tersebut sangat berdampak besar terhadap UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang membutuhkan stok untuk kebutuhan produksinya, sehingga jumlah produksi UMKM itu mengalami penurunan. Padahal di tengah Pandemi Covid-19 yang berdampak pada menurunnya ekonomi masyarakat, UMKM bisa menjadi solusi agar ekonomi bangkit kembali. 

“Ditengah pandemi ini pemerintah mempunyai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sebetulnya pemulihan ekonomi nasional itu bisa tercapai dengan salah satunya dengan adanya UMKM yang berjalan secara maksimal, bahan produksinya tidak langka dan bahan produksinya tidak mahal,” ungkapnya.

BACA JUGA: Bikin Resah Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Banten Tak Setuju JHT BPJS Ketenagakerjaan Cair Setelah Pensiun

Sebelumnya, Berbagai masyarakat Banten mengeluhkan adanya kelangkaan Minyak Goreng dan Kedelai menjelang bulan suci Ramadhan, Hal tersebut disampaikan masyarakat dalam setiap titik reses Wakil Ketua DPRD Banten dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Diketahui, selama tiga hari reses mulai tanggal 16 sampai dengan 18 Februari 2022, M. Nawa Said Dimyati membagi tiga titik dalam setiap hari reses, hingga saat ini telah terdapat 9 titik yang tersebar di Dapil B Kabupaten Tangerang. 

Salah satunya, Rio masyarakat Kecamatan Rajeg yang meminta solusi agar Minyak Goreng dan Kedelai tidak langka. “Saat ini pak minyak goreng langka kedelai juga langka, nah kami sebagai kepala keluarga terkadang pusing juga saat dengan keluhan para ibu-ibu,” ungkapnya.(Deri/Hendra)