Meski Pandemi Covid-19, Pelabuhan Merak Cilegon Tidak Akan Dikunci

  • Whatsapp
pelabuhan merak
Pelabuhan Merak Kota Cilegon, Banten akan tetap beroperasi ditengah pandemi Covid-19.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Meski pandemi corona virus disease atau Covid-19 tengah merebak di hampir seluruh wilayah tanah air, namun Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten tak pernah sepi dari penumpang. Bahkan, penumpang sepeda motor jumlahnya meningkat hingga 12 persen.

General Manager (GM) PT. ASDP Indonedia Ferry Cabang Merak Banten, Hasan Lessy mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona salah satunya yakni melarang warga untuk berpergian atau keluar rumah sesuai anjuran pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Namun rupanya upaya tersebut belum membuahkan hasil. Sebaliknya, sejak tanggal 29 Maret, berdasarkan data, penumpang di Pelabuhan Merak jumlahnya meningkat. Peningkatan penumpang yang hendak menyeberang ke pulau Sumetara didominasi pada sepeda motor. Sedangkan 1 persen kendaraan truk atau logistik.

“Sedangkan untuk penumpang pejalan kaki menurun hingga 10% dan penumpang kendaraan pribadi 11% dan juga bus turun 11%,” kata Hasan di Pelabuhan Merak, Rabu (1/4/2020).

Terkait percepatan pencegahan Covid-19, pihaknya mengaku bersama BPBD Kota Cilegon dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh dermaga Pelabuhan Merak.

“Bukan hanya di dermaga eksekutif, seluruh dermaga, termasuk di setiap kapal disemprot disinfektan,” jelasnya.

BACA JUGA:

. Pasar, Terminal dan Pelabuhan di Kota Cilegon Disemprot Disinfektan

. Pemkot Cilegon Siapkan Rp48 Miliar Untuk Proyek Jalan Lintas Utara

. Wali Kota Cilegon Tak Setuju Karantina Wilayah

Terkait upaya pencegahan Covid-19 melalui barang dan manusia, Hasan Lessy mengaku belum menerima instruksi pelarangan melakukan mudik bagi warga dari pemerintah pusat. “Jadi, Pelabuhan Merak tetap beroperasi, bisa dilihat juga sampai saat ini arus penumpang normal seperti bisasa,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, meski nantinya ada perintah karantina wilayah sekalipun, Pelabuhan Merak tetap akan beroperasi. “Itu kan arus barang dan jasa serta orang tidak boleh berhenti, makanya kami prioritaskan pencegahan (covid-19) disini (Pelabuhan Merak),” tandasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.