Meski Menerbitkan SK, Gerindra Belum Tentu Usung Toni Mukson di Pilkada Pandeglang

  • Whatsapp
pilkada pandeglang
Ilustrasi - Pilkada Pandeglang 2020

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Partai Gerindra hingga saat ini belum menentukan sikap politiknya dalam mengusung bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan wakil Bupati dalam Pilkada Pandeglang 2020. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut masih observasi terhadap dua kubu, yakni petahana yang mengusung Irna-Tanto dan koalisi PKB-PPP dengan jagonya Toni Mukson.

Diketahui sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Banten, sempat berkunjung ke Gedung Pendopo Pandeglang dan bertemu langsung dengan Bupati Pandeglang, Irna Narulita, yang juga calon petahana dalam Pilkada 2020. Kunjungan itu seolah partai Gerindra akan berlabuh kepada Bapaslon petahana, Irna-Tanto.

Bacaan Lainnya

Namun selang beberapa hari kemudian, DPD Gerindra memberikan Surat Kuasa (SK) kepada Toni Mukson yang bakal diusung partai koalisi PKB-PPP, untuk mencari pasangan dalam kontestasi politik Pilkada Pandeglang tersebut.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Ketua DPC Gerindra Pandeglang, Syachrudin mengatakan, hingga saat ini partai yang dinahkodainya di Pandeglang, belum menetukan sikap politiknya terhadap salah satu pasangan calon dalam Pilkada Pandeglang.

BACA JUGA: Gagal Manggung di Pilkada Pandeglang, Vokalis Jamrud Balik Lagi ke Panggung Musik

Namun, diakui Syachrudin, beberapa waktu lalu DPD memberikan SK kepada Toni Mukson yang bakal diusung koalisi PKB-PPP. Namun, kata dia, hal itu juga belum tentu Gerindra mengusung Toni Mukson.

“Memang DPD memberikan SK ke Toni Mukson untuk mencari pasangannya dalam Pilkada Pandeglang. Tapi, hal itu juga belum tentu Gerinda dipastikan mengusungnya, karena pasangan Toni Mukson harus sesuai dengan harapan partai kami,” ungkapnya, Selasa (4/8/2020).

Menurutnya, pasca diberikannya SK kepada Toni Mukson, untuk mencari pasangan atau bakal calon wakil bupati dalam Pilkada nanti, hingga saat ini belum ada. Bahkan kalaupun sudah dapat calon wakilnya, belum tentu juga sesuai dengan kriteria Partai Gerindra.

“Belum tentu juga Gerindra mengusung Toni Mukson. Karena sekarang ini juga belum dapat calon wakilnya, ketika sudah adapun (calon wakil) nanti dilakukan evaluasi apakah sesuai dengan kriteria Gerindra atau tidak,” katanya.

Saat ditanya sosok seperti apa bakal calon wakil Bupati yang harus mendampingi Toni Mukson dalam Pilkada nanti. Syachrudin mengaku, ketika sudah dapat calon wakilnya, Gerindra juga akan melakukan verifikasi terhadap bacalon wakil tersebut kriterianya seperti apa, apakah bisa membesarkan partai atau bagaimana.

“Itukan hanya pemberian SK untuk mencari calon wakilnya. Tapi kalau hasil akhirnya kami juga belum tahu, masih banyak kemungkinan yang terjadi,” ujarnya.

Terpisah, wakil Ketua DPC Gerindra Pandeglang, Bayu Kusuma menuturkan, yang diberikan ke Toni Mukson hanya surat penugasan untuk mencari calon wakilnya (Toni Mukson). Jika Toni sudah mendapatkan calon wakilnya dan sesuai dengan kriteria Gerindra, otomatis Gerindra mengusung Toni Mukson.

“Tentunya Gerindra menginginkan figur calon wakil yang mendampingi yang punya elektabilitas, popularitas dan kridibilitas. Karena memang pertaruhannya kemenangan, sehingga harus mampu menunjang kemenangan,” tuturnya.

Dikatakannya, surat penugasan untuk mencari calon wakil itu selama 14 hari sejak diterbitkannya SK tersebut, dan sekarang sudah berjalan satu pekan, namun belum ada informasi lanjutannya apakah Toni sudah mendapatkan calon wakil atau belum.

“Sekarang sudah berjalan satu pekan, berarti masa SK itu tinggal satu pekan lagi. Tapi sejauh ini kami belum mendapatkan informasi lebih lanjutnya,” katanya.

BACA JUGA: Vokalis Jamrud Gagal Manggung di Pilkada Pandeglang 2020

Saat disinggung soal Ketua DPD Gerindra yang berkunjung ke Pendopo Pandeglang beberapa waktu lalu, Bayu mengaku, merupakan kunjungan biasa, karena memang sebelumnya Gerindra pada Pilkada 2015 lalu mengusung pasangan Irna-Tanto dan belum keluar dari koalisi Intan 2015.

“Kami kami masih menjalin komunikasi dengan Irna-Tanto, dan yang dibicarakan dalam pertemuan itu bukan membahas Pilkada, tapi program pemerintah,” tambahnya.

Saat ditanya lagi bagaimana ketika Toni Mukson tidak mendapatkan calon wakil, apakah Gerindra bakal ikut ke koalisi petahanan di Pilkada nanti, Bayu kembali mengaku, belum tahu, karena kewenangan untuk mengusung siapa dalam Pilkada Pandeglang, itu kewenangan DPD.

“Untuk sekarang ini sikap Politik Gerindra dalam Pilkada Pandeglang ditentukan DPD. Siapa dan pasangan nanti yang diusung, itu bagaimana DPD,” tandasnya.

Sejau ini belum ada tanggapan dari Toni Mukson terkait “perburuan” calon wakil. Beberapa kali dihubungi melalui telepon selulernya, tidak ada tanggapan apapun dari Toni Mukson. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.