Meski Ditutup, Pegawai Terminal Labuan Pandeglang Tetap Bertugas

  • Whatsapp
terminal labuan pandeglang
Sejumlah pegawai bercengkrama di depan kantornya di Terminal Labuan Pandeglang yang tutup sementara karena adanya larangan mudik.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pasca distopnya transportasi Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Kalideres-Labuan, kawasan Terminal Bus AKAP Labuan Pandeglang nampak sepi dari aktivitas angkutan umum. Namun para pegawai di terminal tersebut tetap menjalankan tugas seperti biasa.

Pantauan Redaksi24.com, pintu keluar masuk kendaraan di kawasan terminal Bus AKAP Labuan, Pandeglang, telah dilakukan penutupan sejak tanggal 24 April lalu. Sekarang ini suasana terminal terlihat sepi dari aktivitas kendaraan.

Bacaan Lainnya

Namun aktivitas di kantor terminal AKAP tersebut tetap berjalan seperti biasa. Para pegawai terminal nampak tetap ngantor untuk menjalankan tugas sesuai jadwal piket yang telah ditentukan.

Koordinator Satuan Pelayanan TTA Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengatakan, meskipun operasional Bus AKAP distop sementara waktu, namun tidak ada istilah pegawai yang dirumahkan atau bekerja dari rumah (WFH).

“Kami tetap masuk kerja, terlebih bagi pegawai yang menangani administrasi, tentu setiap hari masuk kerja,” ungkapnya, Rabu (29/4/2020).

Lajut Lina, selama distopnya operasional Bus AKAP, pekerjaan yang dilakukan para pegawai tidak terlalu banyak. Bahkan, kata dia, tidak ada pekerjaanpun pegawai tetap harus masuk sesuai ada jadwal piket.

“Selain pekerjaan administrasi, paling kami bersih-bersih kantor dan halaman. Jadi selama pemberhentian operasional AKAP berlangsung, pegawai kami tidak ada yang dirumahkan,” katanya.

Lina mengaku sejauh ini belum ada keluhan dari pihak perusahaan otobus selama dihentikannya aktivitas transportasi bus AKAP di terminal tersebut. Menurut dia, mungkin segala sesuatu yang berkaitan dengan pekerja atau awak Armada itu urusannya dengan pemilik perusahaan.

“Sebab kebijakan ini bukan dikeluarkan kami. Jadi selama ini tidak ada yang mengadu atau protes dari awak Armada maupun PO, terkait permberhentian operasional bus AKAP. Karena ini kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Larangan Mudik, Armada Bus AKAP Labuan-Kalideres Pandeglang Stop Operasi

. Bus AKAP Terminal Labuan Batal Dialihkan ke Kadubanen Pandeglang

. Sebagian Desa di Pandeglang Minta BLT Tak Melalui Rekening

Saat ditanya lagi ada berapa jumlah pegawai di lingkungan Terminal Bus AKAP Labuan. Lina menyebut sebanyak 37 orang. Diantaranya yang berstatus PNS sebanyak 4 orang dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) sebanyak 33 orang.

“Semuanya tetap masuk kerja seperti biasa, disesuaikan dengan jadwal piket masing-masing, karena pegawai harus tetap melaporkan jam kerja mereka,” tuturnya.

Sementara itu, seorang petugas Terminal Bus AKAP Labuan, Suhana mengakui dirinya tetap menjalankan tugas seperti biasa. “Kami tetap masuk. Paling kami bersih-bersih, jaga keamanan dan lainnya yang bisa kami lakukan selama terminal tutup,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.