Meski Covid-19 Belum Berakhir, Bupati Tangerang Pastikan Pilkades Serentak Tetap Digelar

oleh -
pilkades serentak, kabupaten tangerang, Pemkab Tangerang, bupati tangerang, a zaki iskandar, DPMPD, dinkes kabupaten tangerang,
Bupati Tangerang A Zaki Iskandar (tengah) memimpin Rakor persiapan Pilkades Serentak.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Bupati Tangerang A Zaki Iskandar memimpin Rakor persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Tahun 2021 bersama unsur Forkopimda, di Pendopo Bupati Tangerang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam kesempatan tersebut Zaki mengatakan, rencana pelaksanaan pilkades serentak tahun 2021 telah disepakati. Kesepakatan itu berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) dan Kepala Dinas Kesehatan yang menyepakati pilkades serentak digelar pada Juli dengan tahapan dimulai April.

“Sesuai dengan kondisi terakhir dan juga situasi penyebaran Covid-19 saat ini di Kabupaten Tangerang sedang menurun, dan seluruh potensi-potensi dan juga point kerawanan, mudah-mudahan bisa diantisipasi sedini mungkin, dan juga seluruh persiapannya harus benar benar diperhatikan,” kata Zaki, Rabu (18/3/2021).

Ia berharap masyarakat, panitia dan juga peserta nantinya bisa mengikuti aturan dan terpenting patuh dengan protokol kesehatan, karena pemilihan di tengah pandemi harus benar-benar dipastikan protokol kesehatannya.

BACA JUGA: Pemkab Tangerang Siap Vaksin 10 Ribu Orang Sehari

Dalam pemaparannya, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana menjelaskan, rencana pilkades serentak pada masa pandemi Covid-19 Tahun 2021, bakal diikuti 77 desa dalam 26 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Rencananya tahap persiapan akan dimulai pada bulan April dan pemungutan suara akan dilaksanakan pada bulan Juli,” jelasnya.

Menurut Dadan, Pilkades dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan, dan juga atas seizin dari Mendagri. Nantinya ada pembatasan jumlah pemilih,  yaitu sebanyak 500 orang di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Kami juga memperhatikan kesiapan daerah secara keseluruhan terkait pilkades pada masa pandemi ini,” jelas Dadan Gandana.(Prokopim/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.