Meski Belum Ada Instruksi Dari Pemerintah Pusat, Perguruan Tinggi di Kota Tangerang Laksanakan PTM

oleh -
Ilustrasi PTM terbatas di salah satu perguruan tinggi di Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Meski belum mendapat instruksi dari pemerintah pusat, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Banten, sudah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan sejumlah persyaratan.

Ketua APTISI Wilayah Banten, Abas Sunarya mengatakan ujicoba PTM terbatas itu baru sekedar kelas kecil saja dengan keterisian bangku sebesar 50 persen, dari jumlah total mahasiswa.

“Kita bikin edaran dengan catatan semua sudah di vaksin, minimal satu kali dan kita minta setiap kampus miliki barcode PeduliLindungi,” kata Abbas saat dihubungi Redaksi24.com, Selasa (1/11/2021).

Abas menjelaskan bahwa penerapan aplikasi PeduliLindungi dapat menyeleksi mahasiswa yang belum mengikuti vaksinasi COVID-19, hal itu bertujuan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

BACA JUGA: APTISI Banten Siap Laksanakan PTM Untuk Universitas dan Perguruan Tinggi

“Baru hanya ujicoba belum bisa kelas besar karena kita belum dapat instruksi, Kebetulan di kota Tangerang  ini sudah semakin membaik, namun  bagaimanapun kita harus patuh selama belum dibuka. Boleh paling yang praktik kelas 10 orang dengan prokes dan protap,” ujarnya.

Menurut Abas, mahasiswa yang belum divaksin diminta untuk tidak mengikuti uji coba tersebut. Dan  semua perguruan tinggi, tambahnya, wajib melaporkan kepada APTISI terkait dengan pelaksanaan ujicoba PTM terbatas.

“Jadi dari pintu masuk sudah scan barcode PeduliLindungi, kita taruh di kaca dan papan. Ujicoba ini kita lihat dahulu namun untuk kelas praktik sudah mulai sejak tanggal 15 kemarin, dengan protap dan prokes seperti penyilangan nomor induk mahasiswa yang akan mengikuti praktik itu,” katanya. (Candra/Aan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.