Mesin Karbon Diharapkan Bisa Tingkatkan PAD Kota Serang

  • Whatsapp
mesin karbon
Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin (batik coklat) mendengarkan penjelasan fungsi mesin karbon untuk mendaur ulang sampah di Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota Serang, Banten mempunyai mesin karbon untuk mendaur ulang sampah. Mesin tersebut diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang.

“Kami mengapresiasi mesin hasil temuan Doktor Isnaeni ini. Tidak hanya memikirkan bagaimana mengatasi sampah, tapi juga bagaimana dari sampah itu bisa meningkatkan PAD,” kata Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin saat meninjau uji coba mesin karbon, di Kota Serang, Kamis (5/2/2020).

Bacaan Lainnya

Pemkot Serang, sambung Subadri, dalam waktu dekat akan mengadakan 45 unit mesin karbon. Selain menyukseskan program zero waste,  menurut dia, sampah yang dikelola mesin karbon  juga menghasilkan PAD bagi Kota Serang.

Subadri berjanji akan mengalokasikan anggaran pengadaan mesin akrbon pada APBD Perubahan. Yang jelas, kata dia, mesin karbon memiliki peluang besar untuk mengelola sekaligus meningkatkan PAD Kota Serang dari sampah.

BACA JUGA:

. Takut Didemo, Wali Kota Serang Sambangi Warga Curug

. Polisi Ancam Penimbun Masker dan Antiseptik di Kota Serang

. Soal Virus Corona, Dinkes Kota Serang Tidak Rekomendasikan Masker

Mesin itu menghasilkan karbon dan air lindi yang bisa dijual untuk mengatasi lalat. Meski demikian, lanjut Subadri, diperlukan regulasi untuk memanfaatkan mesin tersebut. “Kami berharap mesin ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengungkapkan, mesin tersebut harganya mencapai Rp1 miliar. Dia berharap mesin tersebut bisa mengentaskan permasalahan sampah di Kota Serang

“Nanti kami support infrastruktur penunjangnya agar semua bisa selaras. Mudah-mudahan Pemprov (Banten) juga bisa memberikan bantuan,” ujarnya seraya berharap mesin karbon menjadi percontohan bagi Kabupaten/Kota lainnya di Banten.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.