Merugikan, Dispar Diminta Tertibkan Objek Wisata Liar di Pandeglang

  • Whatsapp
kawasan wisata pandeglang
Salah satu objek wisata ilegal di kawasan wisata Pandeglang, Banten.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Objek wisata di Pandeglang banyak yang tidak memiliki izin operasi atau illegal alias liar. Keberadaan wisata liar tersebut dianggap dapat merugikan pengelola wisata yang memiliki izin resmi. Karena itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang, diminta untuk melakukan penertiban terhadap objek-objek wisata liar tersebut.

Pengelola wisata Pantai Pasir Putih Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Ruki mengatakan, selama ini hanya ada beberapa objek wisata yang memiliki izin resmi dari Pemkab Pandeglang, salah satunya objek wisata yang dikelolanya.

Bacaan Lainnya

Namun banyak objek wisata yang beroperasi tanpa izin resmi alias liar. Objek-objek wisata liar ¬†itulah yang menurutnya merugikan bagi pengelola wisata resmi.”Karena itu kami harap Pemkab Pandeglang bisa menertibkan tempat wisata tanpa izin,” ungkapnya, Selasa (30/6/2020).

BACA JUGA: Protokes di Kawasan Pariwisata Pandeglang Dinilai Tidak Maksimal

Menurutnya, selain bisa merugikan pengelola wisata yang punya izin resmi, objek wisata liar juga tidak menyumbangkan kontribusi bagi kas daerah (Kasda). Penghasilannya hanya dinikmati sendiri.

Tetapi, kata dia, ketika dilakukan penertiban dan telah memiliki legalitas resmi, objek wisata bisa menyumbangkan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Pandeglang. “Kalau kami jelas, punya target PAD yang harus kami penuhi. Sehingga kami harus berpikir bagaimana bisa mencapai target PAD. Sementara apa tanggung jawab pengelola wisata yang tidak punya izin resmi terhadap Pemda,” tanyanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang, Asmani Raneyanti mengaku, sudah mengetahui banyaknya objek wisata yang tidak memiliki izin operasi. Dari data yang diterimanya terdapat sebanyak 162 destinasi wisata tanpa izin resmi alias liar di Kabupaten Pandeglang.

“Kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan dinas perizinan agar melakukan penertiban terhadap objek wisata yang tidak punya izin resmi itu,” ujarnya.

BACA JUGA: New Normal, Dispar Pandeglang Diminta Genjot Kunjungan Wisata

Dia mengakui objek wisata ilegal bisa merugikan pengelola wisata resmi dan perlu ditertibkan. Pihaknya juga berjanji akan terus berupaya mendorong semua destinasi wisata memiliki izin resmi, sehingga bisa menyumbangkan PAD bagi Pemkab Pandeglang.

“Nanti kami tunggu hasil penindakan perizinan dan Pol PP, kami sudah tembuskan juga ke Sekda Pandeglang,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.