Merokok Sembarangan di Kota Serang Bakal Didenda

  • Whatsapp
Bebas Rokok
Ilustrasi Perda Rokok Kota Serang

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten resmi menerapkan regulasi tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di beberapa tempat pelayanan public,  seperti tempat umum dan angkutan umum.

Wali Kota Serang Syafrudin mengakui pihaknya mulai menerapkan Peraturan Daerah (Perda) No 7 tahun 2015 dan Peraturan Walikota (Perwal) No 22 tahun 2019 tentang KTR. Isi dalam Perwal tersebut mengatur tempat-tempat terlarang untuk perokok.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Serang Syafrudin
Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin mengingatkan masyarakat untuk tidak merokok sembarangan.

Tempat-tempat terlarang merokok itu KTR meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, tempat bermain anak, tempat ibadah, tempat olahraga, angkutan umum, tempat kerja dan tempat lain yang ditetapkan.

“Dalam kantor tidak boleh merokok. Tapi di dalam kantor juga disiapkan ruang khusus bagi perokok,” kata Syafrudin kepada wartawan di Hotel Ledian, Kota Serang, Selasa (15/10/2019).

BACA JUGA:

. Wali Kota Serang Berharap Masalah Aset Rampung pada 2023

. SMPN 26 Kota Serang Gandeng PT Dua Kelinci Gelar Festival Adu Bakat

. Soal Relokasi PKL, Wali Kota Serang Dinilai Langgar Perda

Perda dan Perwal ini, imbuh Syafrudin, merupakan runtutan dari pemerintah pusat yang harus di siapkan Pemkot Serang untuk mengatur kawasan tanpa rokok. Syafrudin berpesan kepada Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang untuk segera menyediakan smoking area.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Iqbal mengungkapkan, bagi siapa saja yang melanggar Perda dan Perwal akan dikenakan sanksi denda. “Untuk orang biasa minimal didenda Rp50 ribu sampai Rp1 juta. Sedangkan untuk instasi minimal Rp100 ribu sampai Rp5 juta,” ujarnya.

Ikbal berharap dengan seluruh warga dan pemgelola perusahan di Kota Serang mengetahui Perda dan Perwal KTR sudah diterapkan. “Kami sudah membentuk satgas. Satgas itu perpanjangan pembinaan setiap daerah. Sementara tugas supervisi melakukan tindakan,” jelasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.