Menko Polhukam Minta Paslon Tetap Patuh Aturan dan Prokes di Hari Terakhir Kampanye

  • Whatsapp
Menko Polhukam meminta paslon tetap patuh aturan di hari terakhir kampanye pilkada serentak sementara abhan menekankan KPU melengkapi dan APD dan logistik
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Hari terakhir masa kampanye Pilkada Serentak 2020, Menko Polhukam Mahfud MD meminta agar semua pasangan calon (paslon) tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan aturan kampanye, sementara Ketua Abhan menekankan KPU harus segera melengkapi kebutuhan logistik serta alat pelindung diri (APD) mengingat pemungutan suara tinggal menghitung hari.

”Kepada tim kampanye masing-masing, kepada paslon, sanksi masih tetap menanti kalau anda pada hari terakhir ini melakukan pelanggaran,” ujar Mahfud MD dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Bacaan Lainnya

Atas nama pemerintah yang bertanggung jawab menangani dan mengawal Pilkada Serentak 2020, Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan apresiasi karena berdasarkan laporan, di lapangan masa kampanye berjalan dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih, dan saya bergembira karena berdasarkan laporan-laporan dari lapangan, baik dari Kepolisian, maupun dari Bawaslu dan KPU, pelaksanaan kampanye selama 71 hari sampai dengan hari ini berjalan dengan baik,ungkap,”Menko Polhukam.

Hingga hari ke-71, lanjut dia, telah ditemukan sebanyak 1.520 kasus pelanggaran, atau sebesar 2,2 persen dari 75 ribu kegiatan yang dilakukan pada masa kampanye.

Namun demikian, pelanggaran yang terjadi masih dalam skala kecil dan tidak menimbulkan klaster baru COVID-19 19. Sejumlah pelanggaran yang terjadi, menurut Mahfud juga telah ditindak lanjuti.

“Semuanya berjalan dengan baik, pelanggaran yang kecil-kecil sudah diperingatkan. Ada yang sampai masuk ke ranah pidana, sebanyak 16 kasus. Karena sesudah diperingatkan masih melanggar lagi, peringatan ke-2 masih melanggar lagi, akhirnya masuk ke pidana. Ada 16 kasus tetapi kecil-kecil, oleh sebab itu tidak pernah menjadi perhatian publik,” jelasnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini berharap di hari terakhir masa kampanye, para tim dan paslon tetap menjaga tata tertib serta memperhatikan prokes.

“Mari kita tutup masa kampanye pilkada serentak ini, hari ini, sampai sore nanti silahkan, sampai sore tanggal 5 ini, silahkan berkampanye, sesudah itu, masuk ke hari tenang. Selamat kampanye hari terakhir,”imbuh Menko Polhukam.

Dalam pada itu Ketua Bawaslu Abhan menegaskan KPU harus segera melengkapi kebutuhan logistik serta APD untuk Pilkada Serentak 2020. Dia mengaku mendapatkan laporan jajaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa daerah masih belum menerima baju APD dan juga thermo-gun.

Padahal, menurutnya, dalam Peraturan KPU (PKPU) telah diatur kewajiban KPU memastikan distribusi thermo gun, masker, penyanitasi tangan, dan baju APD siap pada hari pemungutan suara.

Namun faktanya sesuai temuan, jajaran Ad Hoc KPU di daerah masih banyak yang belum menerima perlengkapan untuk pilkada serentak tersebut.

“Kami mengingatkan kepada KPU, bahwa logistik, APD harus tersedia termasuk thermo gun, soalnya itu pintu masuk deteksi awal. Kalau tidak tersedia sungguh dikhawatirkan, ini penting harus dipastikan semua TPS harus ada,”ujar Abhan dalam konferensi pers Kesiapan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura) di Gedung Bawaslu Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Abhan mengklaim, untuk kelengkapan APD dan logistik Bawaslu hingga jajaran kecamatan sudah terakomodasi dan terdistribusi dengan baik. Maka dari itu sesama penyelenggara, Abhan mengingatkan untuk KPU memastikan kembali seluruh logistik terdistribusi tanpa hambatan apapun hingga tahapan tungsara.(Jay De Menes/Antara)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.