Menkes Apresiasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang

oleh -
vaksin, menkes, bupati tangerang, covid-19, kabupaten tangerang, dinkes banten, dosis,
Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar bersama Menkes RI Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi Lansia di Mall Citra Raya.

TANGERANG, REDAKSI24.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin memonitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Mall Ciputra Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten.

Budi Gunadi Sadikin mengaku terharu sekaligus mengapresiasi langkah Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar karena telah memprioritaskan para Lansia atau orang tua untuk mendapatkan Vaksin Covid-19 setelah tenaga kesehatan.

“Lansia sangat rentan terpapar Covid-19. Saya lihat orang tua di Kabupaten Tangerang bisa mendapat vaksin duluan. Nanti saya pikirkan bagaimana menambah vaksin untuk kabupaten kota yang bisa memvaksin lansianya lebih cepat, seperti Kabupaten Tangerang,” katanya.

Menkes menyebut, dengan vaksinasi di Puskesmas dan rumah sakit tidak akan mencukupi target, bahkan Minggu lalu sudah bisa 500 ribu vaksinasi per hari. Jadi menurutnya, vaksinasi tidak cukup dilakukan Puskesmas dan rumah sakit saja.

BACA JUGA: Kejar Target Vaksinasi Covid-19, Bupati Tangerang Kerahkan Seluruh Fasilitas Kesehatan

“Jadi kami coba sentra-sentra seperti di Kabupaten Tangerang ini di mall di aula ataupun di ballroom. Kenapa di mall, tempatnya luas, bisa menambah gairah ekonomi. Masyarakat yang datang untuk vaksin, minimal membeli sesuatu, jadi ekonominya berjalan juga.” jelasnya.

Sementar itu, Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengungkapkan, kiriman vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten masih menjadi kendala dalam mengejar target percepatan vaksinasi di Kabupaten Tangerang.

“Jadi jika sudah 80% terpakai, baru kami dikirimi lagi vaksin baru. Ini yang menjadi kendala untuk vaksinasi di Kabupaten Tangerang,” ungkap Zaki.

Zaki berharap Menkes membuat terobosan untuk menambah jumlah vaksin perharinya. “Kami yakin bisa mengejar target vaksinasi 15 ribu dosis perhari kalau kiriman dari pusat dan provinsi sudah mencukupi,” tandasnya.(Prokopim/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.