Menikmati Pesona Negeri di Atas Awan, Citorek Lebak

oleh -

REDAKSI24.COM—Negeri di atas awan itulah julukan popular yang diberikan para wisatawan yang berkunjung ke Gunung Luhur di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.  Wajar saja sebutan tersebut disematkan karena di wilayah dengan ketinggian mencapai 1.037 MDPL tersebut kita bisa melihat hamparan awan yang menutupi daerah perkampungan di bawahnya. Tidak hanya itu, para wisatawan pun akan dibuat takjub akan momen datangnya sang fajar atau matahari terbit.  

Panorama sunrise, hamparan lautan awan, di tambah posisi Gunung Luhur yang berada di kawasan TNGH yang penuh dengan keasrian perhutanan serta hamparan persawahan telah menjadikan Gunung Luhur menjadi destinasi favorit di Kabupaten Lebak.

Keindahan Gunung Luhur telah terdengar sampai luar wilayah Kabupaten Lebak bahkan Provinsi Banten. Banyak wisatawan yang berasal dari luar wilayah Provinsi Banten yang telah berkunjung ke Negeri di Atas Awan ini, seperti Jakarta, dan Bogor.

Tiket masuk yang murah menjadi nilai Plus bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Gunung Luhur, Lebak ini.  Sebab bagi pengunjung yang datang ke destinasi ini cukup meroboh kocek Rp5 ribu untuk tiket masuk, Rp2 ribu untuk parkir motor, Rp10 ribu untuk parkir mobil.

“Kita juga menyediakan tenda bagi para wisatawan yang ingin menyewa dengan harga Rp. 50.000 per tenda nya,” kata Dedi pengelola Gunung Luhur ketika ditemui di lokasi pada Minggu (21/7).

Dedi menuturkan, gunung luhur ini baru di buka menjadi destinasi umum sekira Delapan bulan lalu. Namun, di usia yang masih belia, Gunung Luhur telah menjadi primadona di Kabupaten Lebak. Terbukti, dari jumlah kunjungan para wisatawan yang mencapai 3.000 pengunjung setiap minggunya.

“Lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada malam Sabtu dan malam Minggu, dan pada event tertentu seperti malam tahun baruan dan lain-lainnya,” kata Dedi.

Dedi menjeleskan waktu yang paling pas untuk menikmati panorama itu semua dapat di nikmati para wisatawan pada waktu tertentu yakni pukul 05.00 WIB sampai 09.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menyampaikan harapannya kepada Pemkab Lebak dan Pemprov Banten agar senang tiasa mendukung para pengelola Gunung Luhur, serta masyarakat sekitar untuk terus menjaga dan mengembangkan destinasi Gunung Luhur ini.

“Kita sangat mengharapkan dukungan dari Pemkab dan Pemprov dalam proses pengembangan Gunung Luhur ini. Rencana kita akan terus menambah fasilitas baru, dan tentunya peningkatan sarana keamanan para pengunjung, sehingga para pengunjung akan semakin menikmati destinasi ini dengan aman,” ujarnya.

Ditempat yang sama, seorang pengunjung asal Kabupaten Pandeglang Mayang mengatakan, dirinya mengetahui keberadaan Gunung Luhur setelah viral di media sosial.

Menurut Mayang, Gunung Luhur merupakan suatu destinasi yang unik dengan menyajikan panorama hamparan lautan awan dan tempat yang paling pas untuk menikmati suasana matahari terbit.

“Saya tahu Gunung Luhur ini dari media sosial. Karena melihat foto-foto yang dibagikan begitu asri, saya dan teman-teman berkunjung kesini untuk menikmati keasrian tersebut secara langsung,” ujar Mayang.

Mayang mengaku sangat puas terhadap panorama yang disajikan di Gunung Luhur ini. Namun, dirinya berharap pihak pengelola dapat terus meningkat fasilitas, khususnya sarana penunjang keselamatan. “Puas banget. Tapi semoga kedepan, akses jalan menuju ke sini dapat ditingkatkan kembali,” pungkasnya. (Yusuf/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *