Mengaku Sehat Usai Divaksin Covid-19, Bupati Serang Jalan Kaki 4,4 KM

  • Whatsapp
vaksin, bupati serang, ratu tatu chasanah, covid-19, kota serang,
Bupati Serang, Tatu Chasanah berjalan kaki dari rumahnya ke Pendopo Bupati di Kota Serang, Jumat (15/1/2021) pagi.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang telah menerima vaksin COVID-19 bersama para kepala daerah di Banten pada Kamis (14/1/2021), mengaku sehat dan bugar. Pengakuan itu dibuktikan Tatu dengan olahraga jalan kaki dari rumahnya di Kota Serang ke Pendopo Bupati.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang itu mengaku berjalan kaki dengan menempuh jarak sekitar 4,4 kilometer dengan didampingi para ajudan dan staf. Dia mengaku tidak merasakan efek apa pun setelah divaksin.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah sehat, tidak ada efek apa pun. Tadi malam pun istirahat, dan pagi ini olahraga,” katanya kepada wartawan di Serang, Banten, Jumat (15/1/2021).

Menurutnya, semua kepala daerah yang divaksin dilakukan pemantauan, mulai dari 30 menit setelahnya, kemudian tiga jam, tiga hari, dan selanjutnya selama 14 hari.

“Nanti setelah 14 hari, akan divaksin yang kedua,” ujarnya.

BACA JUGA: Wali Kota Serang Gagal Disuntik Vaksin COVID-19

Tatu meminta kalangan media massa untuk ikut memantau perkembangan para kepala daerah yang sudah divaksin. Kemudian disampaikan kepada masyarakat sebagai bahan informasi pelaksanaan vaksinasi.

“Agar masyarakat lebih yakin tentang vaksin COVID-19. Karena banyak informasi yang menyesatkan dan membuat panik masyarakat,” ujarnya.

Ia yakin, vaksin yang sudah disuntikkan aman dan bisa mencegah tertular COVID-19. Keyakinan tersebut diperkuat dengan pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Sebagai kepala daerah, kami harus memulai untuk divaksin, mengajak masyarakat juga. Mudah-mudahan lancar dan berhasil,” ujarnya.

Namun demikian, kata dia, meski sudah divaksin, dirinya tetap berupaya menjalankan protokol kesehatan.

“Bukan berarti sudah divaksin lepas semua dari protokol kesehatan, tetap dijaga, memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. Untuk yang sudah divaksin, peluang tidak tertularnya besar,” katanya.

Tatu meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap vaksin yang diberikan pemerintah secara gratis. Vaksin tersebut secara bertahap akan didapatkan warga yang lolos uji kelayakan.

“Perbanyak literatur yang benar dan bisa dipercaya. Kami pun sedang mempersiapkan tahapan vaksinasi untuk masyarakat. Bahkan ada tim dokter yang memantau proses pelaksanaan. Mudah-mudahan semua lancar,” harap Tatu.(ANT/DIFA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.