Mengaku Jadi Biang Perseteruan Artis Ike Muti dan Pemprov DKI, Marantika Minta Maaf Ke Gubernur Anis

  • Whatsapp
Permintaan Maaf Marantika
Salah satu bagian unggahan di Instagram milik Marantika berisi permohonan maaf terkait ketegangan Ike Muti-Pemprov DKI

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Marantika, pemilik sebuah agensi, mengaku menjadi biang penyebab ketegangan antara aktri FTV Ike Muti dengan Pemprov DKI Jakarta soal ‘syarat menghapus photo Presiden Jokowi’ hingga berujung  somasi oleh pihak pemprov ke selebritas itu.

Unggahan aktris FTV, Indah Kartika Mutiarawati atau Ike Muti, tentang ‘foto Jokowi’ masih terus menuai pro dan kontra di kalangan publik khususnya di media sosial hingga berujung somasi dari Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta.

Bacaan Lainnya

Saat tenggang waktu somasi masih berjalan, pihak agensi bakat Marantika mengaku jadi penyebab kekisruhan yang terjadi dan meminta maaf ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Melalui pernyataan yang diunggah di Instagram, pihak agensi Marantika menjelaskan bahwa permasalahan ini bermula kala mereka dihubungi untuk sebuah proyek film. Pihak agensi pun kemudian meminta Ike Muti untuk mengikuti audisi, namun artis ini tak lolos karena tidak sesuai dengan peran yang dibutuhkan.

BACA JUGA:Aktris FTV Ike Muti Disomasi Pemprov DKI Karena Unggahan Viral di Medsos

“Dalam percakapan antara saya dan Ike Muti ketika mengabarkan keputusan tersebut, saya berseloroh kalau Ike Muti tidak terpilih karena banyak foto Ike dengan Presiden Jokowi di media sosialnya,” ujar Marantika.

Marantika dalam unggahannya juga mepaparkan kesalahan mereka, yang anggap bahwa proyek tersebut milik Pemprov DKI karena mengambil latar di Jakarta.

“Saya ingin sampaikan kronologi sebenarnya dari permasalahan ini dan ini murni kesalahan saya. Saya dihubungi oleh sekelompok muda seniman kreatif terdiri dari berbagai profesi di dunia komunikasi yang ingin membuat film pendek berdurasi sekitar 20 menit,” tulisnya.

BACA JUGA:Legislatif Jakarta Dukungan Langkah Pemprov Somasi Artis Ike Muti

Film pendek yang akan dibuat itu bercerita tentang pasangan kekasih yang bermasalah dalam hal percintaan dengan mengambil beberapa tempat di wilayah DKI.

Dikatakan agensi Marantika, komunitas tersebut memiliki sejumlah tempat di Jakarta sebagai lokasi syuting film. “Saya beranggapan film ini dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta karena berlokasi di Jakarta,” katanya.

Agensi Marantika kemudian meminta maat atas kesalahannya, baik kepada Pemprov DKI Jakarta maupun Ike Muti. “Saya meminta maaf kepada Pak Gubernur Anies Baswedan atas kesalahan komunikasi antara saya dengan Mbak Ike, yang membuat Mbak Ike berprasangka bahwa seloroh saya akibat kebijakan Pemprov DKI,” katanya.

Marantika juga menyampaikan kalau Ike Mutia tidak salah unggah permasalahan tersebut ke media sosial, dikarenakan Ike mendapatkan informasi yang salah dari pihak agensi Marantika.”Sekali lagi saya meminta maaf,”pungkasnya. (Agung/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.