Mendekorasi Rumah Agar Nyaman Untuk WFH. Ini Kiatnya!

  • Whatsapp
Banyak orang melakukan WFH sehingga menurut Mima memadukan konsep dekorasi hunian dan kantor jadi pilihan saat ini
Ilustrasi.(Pixabay)

SITUASI pandemi Covid-19 memaksa banyak orang untuk melakukan work from home (WFH) atau bekerja dari ruma, sehingga kemudian, menurut designer  Mima Anisakusuma, muncul konsep dekorasi Small Office Home Office (SOHO) yang memadukan antara hunian dan perkantoran yang menjadi pilihan saat ini dengan tujuannya agar rumah menjadi tempat nyaman untuk dipakai bekerja.

Owner of Hōmu Living, Mima Anisakusuma, membagikan kiatnya untuk Anda. Berikut ini dia beberkan serangkaian tip tentang bagaimana membuat dekorasi rumah agar menjadi tempat menyenangkan dan tidak membosankan ketika melakukan WFH.

Bacaan Lainnya

Kuncinya, menurut Mima, adalah menaikkan mood berkerja di rumah itu sendiri.

“Yang paling penting adalah kita mencari posisi yang nyaman banget untuk menaikkan mood saat WFH,”ungkap Mima dalam  webinar “Tips Membangun Rumah Bagi Pasangan Milenial”, Jumat (23/10).

BACA JUGA:Meski WFH Diterapkan Kembali, Pegawai Pemkot Tangsel Tetap Berdesakan di Lift

Kata dia, dengan menentukan spot terbaik untuk bekerja, otomatis semangat bekerja pun akan terdorong sekaligus terjaga mood-nya. Ini juga senada dengan menentukan warna-warna pendukung di rumah. Mulai dari warna dinding, hingga pemilihan perabotan yang melengkapinya.

Oleh karenanya, lanjut Mima, penting untuk mencari referensi warna, furnitur, budget, dan lain sebagainya. Mima mengatakan, pilihan warna bumi (earthy tone) merupakan warna yang paling mudah menaikkan nuansa nyaman bagi penghuni maupun tamu yang mungkin akan berkunjung.

“Pilih warna dengan tone earthy, lalu diikuti dengan color statement yang kita suka. Color pallete olive itu paling enak untuk dilihat, menimbulkan kesan nyaman dan homeyand everybody will enjoy,”beber praktisi dekorasi ini.

Untuk perabotannya, Mima menyarankan agar membuka diri seluas-luasnya terhadap referensi dari banyak tempat. Di internet misalnya, terdapat beraneka ragam referensi konsep hunian hingga perabotan yang cocok dengan konsep tersebut.

Banyaknya referensi akan semakin mengarahkan pengguna untuk melakukan desain dan dekorasi secara terarah. Konsep hunian minimalis, contohnya, biasanya dilengkapi dengan perabotan multifungsi dengan gaya Skandinavia yang sederhana, fungsional, namun tetap elegan.

Namun selain interior, Mima pun menyarankan untuk menaruh perhatian kepada eksterior, seperti memberikan porsi tertentu untuk tanaman hijau. Karena selain menambah estetika hunian, ini juga akan menjaga mood penghuni dan sirkulasi udara di rumah dengan baik.

“Di rumah harus ada porsi untuk landscape seperti tanaman hijau-hijauan agar tercipta kombinasikan dengan baik mengingat sirkulasi udara bisa berjalan dengan adanya landscape di rumah,”pungkas Mima. (Jaya De Menes/ANTARA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.