Memasuki Masa New Normal, 10 Pos Pemeriksaan Kendaraan di Lebak Dihentikan

  • Whatsapp
Posko pemeriksaan kendaraan di perbatasan Lebak dihentikan.

LEBAK,  REDAKSI24.COM – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menghentikan kegiatan pemeriksaan kendaraan yang dilakukan di 10 titik perbatasan di wilayahnya.

Penghentian pemeriksaan di posko- posko perbatasan itu tertuang dalam surat edaran Bupati Lebak nomor 440/1.976-GT/2020, tentang penghentian pelaksanaan pemeriksaan transportasi  darat di jalur-jalur perbatasan di Lebak yang mulai 16 Juni 2020.

Bacaan Lainnya

Koordinator  Humas Penanganan Covid-19 Lebak, Dodi Irawan membenarkan adanya penghentian kegiatan pemeriksaan  kendaraan  pada pos jaga di titik perbatasan  di Kabupaten  Lebak. “Penghentian pemeriksaan kendaraan Itu merupakan hasil rapat evaluasi yang dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Lebak pada 12 Juni 2020 lalu, ” ujar Doddy, Selasa (16/6/2020).

Doddy menjelaskan, pemeriksaan kendaraan pada pos yang dilakukan selama hampir 3 bulan lebih itu, tujuannya untuk mengintensifkan penekanan penyebaran Covid-19 melalui transmisi lokal. Dan kini  dihentikan a menyusul hasil evaluasi dan intruksi Presiden Indonesia, Joko Widodo tentang pemulihan ekonomi.

” Sehubungan dengan masa transis new normal,  dan sesuai dengan instruksi Presiden tentang pemulihan ekonomi.  Maka Pemkab dipandang perlu untuk melakukan evaluasi pencegahan covid-19  dengan penerapan protokol  kesehatan yang lebih tegas , disiplin,  dan lebih mengatur interaksi sosial di berbagai aspek, seperti sosial,  ekonomi,  budaya perdagangan,  kawasan tertentu,  dan fasilitas umum, ” ujarnya. 

Sedangkan mengenai transisi menuju new normal di tengah pandemi, Doddy mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan mempertegas pelaksanaan protokol kesehatan di sejumlah tempat keramaian. 

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Kaprawi yang juga penanggung jawab 10 posko tersebut mengatakan, penghentian pemeriksaan kendaraan dilakukan selain memasuki tatanan hidup baru juga karena adanya instruksi dari pemerintah pusat. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.