Masyarakat Siaga Bencana Pandeglang Dilatih Mengelola Sampah

oleh -
pengelolaan sampah
Kelompok Masyarakat Siaga Bencana mengikuti pelatihan pengelolaan sampah dari Bappeda Kabupaten Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kelompok Masyarakat Siaga Bencana (KMSB) Pandeglang, Banten, dilatih untuk mengelola sampah. Karena masalah sampah kini sudah menjadi isu nasional. Sehingga salah satu penanggulangannya dengan memberikan  pelatihan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang peduli lingkungan. Termasuk KMSB, agar mampu mengelola sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

Kabid Fisik Prasarana Bappeda Kabupaten Pandeglang, Devi Aninda Deviana mengatakan, masalah sampah saat ini merupakan masalah yang serius. Karena dampak buruk yang ditimbulkan pencemaran sampah cukup tinggi, baik dari sisi sosial, ekonomi maupun budaya.

“Hampir semua daerah di Indonesia, persoalan sampah selalu ada. Maka untuk menanggulangi sampah di Pandeglang, kami memberikan pelatihan kepada pihak yang peduli lingkungan, seperti KMSB agar mampu mengelola sampah,” ungkapnya disela pelatihan pengelolaan sampah di Aula Restoran Saung Banyu Djawi, Cikupa, Pandeglang, Jumat (8/11/2019).

BACA JUGA:

. DLH Pandeglang Bakal Turunkan Alat Berat ke Sungai Cisuuk

. Nelayan Korban Tsunami Pandeglang Dapat Bantuan Perahu

. Sebagian Besar Desa di Pandeglang Belum Ajukan Dana Desa Tahap III

Menurutnya, melalui pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta KMSB untuk melakukan kegiatan pengelolaan sampah melalui 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle).

“Penerapan sistem 3R menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan di sekitar yang murah dan mudah untuk dilakukan. Kelola sampah menjadi kompos atau barang bernilai ekonomis. Bahkan sampah juga bisa menjadi sumber pembangkit istrik,” katanya.

Dijelaskannya, mekanisme pengelolaan sampah 3R yaitu menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi sama atau fungsi lainnya, mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, dan mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

“Saat ini ada 50 orang dari KMSB yang dilatih pengelolaan sampah. Dari jumlah peserta sebanyak itu perwakilan dari 5 kecamatan di Pandeglang,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan, ini adalah program yang sangat strategis, dimana program melibatkan unsur masyarakat dalam penanggulangan sampah di Pandeglang.

“Dalam mencapai upaya pengelolaan sampah dengan mengunakan metoda sampah pilah 3R,  dengan jenis sampah organik dan non organik, diharapkan masalah sampah di Pandeglang secara perlahan bisa teratasi,” harapnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *