Masyarakat Sayangkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Ki Hajar Dewantara Tangsel Kurang Sosialisasi

oleh -
Spanduk rekayasa lalu lintas di Tangsel.

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Ki Hajar Dewantara, Sawah Lama, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, karena adanya perbaikan gorong-gorong atau drainase kurang sosialisasi.

Akibatnya dalam pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang dimulai pada Rabu (3/11/2021) itu, para pengguna jalan merasa kebingungan. Seperti yang dialami Deri (27), warga Ciputat. Meski  di sekitar lokasi terdapat spanduk yang bertuliskan “HIMBAUAN, MOHON MAAF AKAN ADA PENGALIHAN JALAN SEMENTARA MULAI TANGGAL 3 NOVEMBER 2021, ARAH BINTARO, STASIUN JURANG MANGU, PONDOK AREN, KAMPUNG UTAN, JOMBANG DIALIHKAN KE ARAH CIPUTAT BARU”, mereka tetap melewati Jalan Ki Hajar Dewantara.

Deri mengaku baru tahu ada rekayasa lalu lintas, setelah melihat spanduk dan beberapa kendaraan lainnya  berputar arah. “Wah ada spanduknya, ya. Saya nggak baca,” kata dia.

Senada dengan Indri (20) yang mengaku tidak mengetahui dan mendapat sosialisasi terkait adanya penutupan di wilayah tempat tinggalnya itu. “Tidak tahu, sosialisasi juga belum dengar,” katanya. 

BACA JUGA: Dishub Tangsel Rekayasa Jalan di Ciputat karena Ada Perbaikan Gorong-Gorong

Akan tetapi, Indri merasa tidak masalah jika memang penutupan yang dilakukan benar seperti yang tertera di spanduk yang ditunjukkan. “Kalau benar kaya gitu, nggak masalah,” tutupnya. 

Seharusnya, kata dia, bila ada rekayasa lalu lintas, jauh hari sebelumnya Pemkot Tangsel melalui dinas terkait melakukan sosialisasi terlebih dahulu, baik melalui spanduk maupun lainnya. (RM2/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.