Masyarakat Diminta Tidak Hura Hura, Gubernur Berharap Nataru di Banten Aman

  • Whatsapp
Rakor nataru Banten
Gubernur Banten bersama Muspida menggelar Rakor menjelang natal dan tahun baru 2020.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memastikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di Provinsi Banten, kondisinya aman terkendali. Sejumlah persiapan pengamanan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan lainnya sudah diantisipasi.

“Pengamanan tempat ibadah, titik-titik tempat wisata dan juga kelancaran lalu lintas sudah dilakukan kepolisian,” kata WH usai memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah dan juga instansi terkait menjelang Nataru di Pendopo Gubernur Banten, Senin (23/12/2019).

Bacaan Lainnya

Menurut WH, pihaknya berencana melakukan pelebaran jalan, baik di lokasi wisata maupun yang menuju ke kawasan wisata. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir kepadatan kendaraan ketika momen-momen besar seperti saat ini.

“Tahun 2021 mudah-mudahan kami laksanakan. Mengingat sekarang jalan ruas provinsi sudah hampir rampung semua, tinggal membantu jalan kabupaten/kota yang membutuhkan sentuhan dari provinsi. Namun secara umum, persiapan pengamanan lalu lintas menjelang Nataru sudah matang dan mudah-mudahan bisa diatasi,” katanya.

BACA JUGA:

. Jelang Nataru, PLN Pastikan Pasokan Listrik di Banten Aman

. Balawista Banten Sebar Ratusan Personil ke Kawasan Wisata Pantai

. 900 Personil Gabungan Disiagakan, Amankan Nataru 2020 di Banten

Selain lalu lintas, stok kebutuhan pangan di Bulog juga menjadi sorotan. WH memastikan kondisi stok beras di Bulog menjelang Nataru aman, kalaupun ada kenaikan masih dibawah standar toleransi.

“Stok yang tersedia di Bulog sampai saat ini 367 ribu ton. Jika penduduk Banten jumlahnya sekitar 11 jutaan, dalam sebulan membutuhkan sekitar 90-100 ribu ton. Jadi sampai tahun baru nanti mudah-mudahan stoknya masih aman,” ujarnya.

Hal yang sama juga dipersiapkan dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM, listrik dan pasokan gas. Berdasarkan pantauan kondisi, semua itu aman terkendali. Bahkan, menjelang Nataru, tren penggunaan listrik di wilayah Banten cenderung menurun, karena pasokan listrik lebih banyak dipakai industri, dan pada Nataru industri rata-rata libur.

“Pada tahun 2019 ini, pasokan tabung gas yang disediakan meningkat 9,20 persen atau sekitar 10.353.982 tabung. Jadi ini sudah lebih dari cukup,” ujarnya.

WH juga meminta masyarakat Banten tidak melakukan tindakan hura-hura dalam merayakan malam pergantian tahun 2020 nanti. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.