Masyarakat di Kota Tangerang Mulai Patuhi Peraturan PSBB

  • Whatsapp
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Sabtu (18 April 2020) jumlah kasus positif virus korona (Covid-19) di Kota Tangerang menurun.

“Kalau dilihat datanya dari data harian dua hari ini memang ada penurunan kasus positif , detailnya ada, tapi kita evaluasi dahulu satu minggu ini,” kata Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (20/4/20).

Bacaan Lainnya

Arief menilai untuk menentukan pasien Covid-19 yang paling akurat adalah pemeriksaan dengan metode tes swab melalui metode PCR yakni pengambilan sampel air liur dan cairan hidung untuk DNA virus.

“Yang kemarin positif belum tentu, nanti baru keliatan setelah pemeriksaan tes Swab melalui metode polymerase chain reaction ( PCR),” tuturnya

Arief juga mengungkapkan selama masa pemberlakuan PSBB di Kota Tangerang hingga Senin, 20 April 2020, pada titik check point Jalan Daan Mogot perbatasan antara DKI Jakarta dan Kota Tangerang masih terlihat padat oleh aktifitas warga yang menuju DKI Jakarta.

“Masyarakat masih terlihat melakukan aktifitas dari dan menuju Jakarta, untuk itu kita juga akan koordinasi dan menghimbau kepada dunia usaha agar mendorong pekerja atau karyawannya untuk Work From Home (WFH) supaya optimal dan pelaksanaan PSBB benar-benar maksimal untuk memutus mata rantai covid-19,” ucap Arief.

Dirinya juga menilai untuk hari ini (Senin 4, 20/4/2029) ketaatan masyarakat Kota Tangerang untuk penggunaan masker saat diluar rumah sudah sangat baik, walaupun masih terdapat beberapa pelanggaran.

BACA JUGA:

Langgar Ketetapan PSBB di Tangerang, Pengendara Akan Dapat Teguran

Begitu juga roda dua (motor) kebanyakan sudah tidak berboncengan dan kapasitas penumpang mobil rata-rata duduknya sudah mulai teratur walaupun terdapat satu atau dua kendaraan yang melanggar.

“Tadi juga ditemukan beberapa pelanggaran, seperti : angkot (angkutan kota) jurusan Kalideres – Serpong di jam kerja penuh penumpangnya, kita minta sesuai dengan himbauan maxsimal 5 penumpang,” terangnya .

Untuk itu dirinya menegaskan terkait PSBB ini masyarakat diperbolehkan untuk melakukan aktifitas. namun, harus tetap mengikuti peraturan yang diberlakukan, pungkas Arief. (Igbal/Aan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.