Masuk Zona Merah, Wali Kota Tangerang Imbau Masyarakat ibadah di Rumah

oleh -
Masuk Zona Merah, Wali Kota Tangerang Imbau Masyarakat ibadah di Rumah
Wali Kota Tangerng Arief R Wismansyah/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengimbau masyarakat untuk sementar waktu melaksanakan ibadah di rumah.  hal tersebut disampaikan Arief  dalam rangka menekan penyebaran COVID-19 karena sesuai data di Pemprov Banten per tanggal 24 Juni 2021, Kota angerang berstatus sebagai zona merah COVID-19.

“Ini menyesuaikan dengan aturan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan juga MUI pusat,” kata Arief dalam keterangan resminya di Tangerang, Jumat, (25/6/2021).

Menuru Arief, dengan status zona merah tersebt maka diharapkan seluruh kegiatan di wilayah Kota Tangerang untuk sementara waktu ditiadakan hingga dinyatakan aman atau terdapat perubahan status yang menjadi lebih baik.

BACA JUGA: Tempat Tidur Pasien COVID-19  di Seluruh Rumah Sakit Kota Tangerang Terisi Hingga  92,44 persen

“MUI Kota Tangerang juga sudah mengeluarkan edaran selama pemberlakuan PPKM mikro. Salah satu poinnya, Shalat Jumat boleh diganti dengan Shalat Dzuhur. Masyarakat juga diimbau untuk beribadah di rumah masing-masing,” kata Arief.

Dalam peta sebaran COVID-19 di Provinsi Banten, 24 Juni 2021, yang dipublikasi melalui infocorona.banten.go.id untuk Kota Tangerang dalam status zona merah dengan data 533 masih dirawat, 9.939 dinyatakan sembuh dan 196 orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Pengelola Pasar Babakan Gugat Menkumham dan Pemkot Tangerang Terkait Pengalihan Pengelolaan

Sementara itu MUI Kota Tangerang telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor C.54/XVI-05/SE/VI/2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro di Kota Tangerang.

Surat edaran yang ditandatangani Ketua Umum KH Ghozali Barmawi dan Sekretaris Umum KH Amin Munawar tersebut dijelaskan pada poin sembilan, yakni apabila di suatu kawasan yang potensi penularannya tinggi atau sangat tinggi berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, maka ia boleh mengganti Shalat Jumat dengan Sholat Dzuhur di tempat kediamannya atau di rumah sesuai Fatwa MUI Pusat Nomor 14 Tahun 2020.

BACA JUGA: JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Mafia Tanah di Pinang Tangerang

Lalu kepada Ketua MUI kecamatan se-Kota Tangerang dan perwakilan ormas Islam yang tergabung dalam kepengurusan MUI untuk melakukan koordinasi dengan satuan tugas COVID-19 di kecamatan masing-masing dan membentuk posko bersama agar lebih mengoptimalkan peran dan fungsi MUI sebagai pelayan masyarakat.(Ahmad/Ant/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.