Masih Ngilu, Mahasiswa yang Dismackdown Polisi Pulang dari RS

oleh -
KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM - M Fariz Abdullah, mahasiswa yang mendapatkan tindakan kekerasan dari aparat Polres Kota Tangerang, Banten, sudah diperbolehkan pulang
Sebelumnya, aktivis Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten itu, menjalani medical check up setelah dismackdown anggota Polres Kota Tangerang pada 13 Oktober 2021 lalu.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – M Fariz Abdullah, mahasiswa yang mendapatkan tindakan kekerasan dari aparat Polres Kota Tangerang, Banten, sudah diperbolehkan pulang.

Sebelumnya, aktivis Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten itu, menjalani medical check up setelah dismackdown anggota Polres Kota Tangerang pada 13 Oktober 2021 lalu.

Kala itu, M Fariz mendapat tindakan represif dari aparat Polresta Tangerang saat melakukan aksi unjukrasa menyambut HUT Kabupaten Tangerang 389 tahun di depan Kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Rabu (13/10/2021) lalu.

“M Fariz Abdullah sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya untuk melanjutkan kegiatan sehari-hari,” kata dr Andre Satria Gunawan, saat menggelar jumpa pers di Ciputra Hospital, Sabtu (16/10/2021).

BACA JUGA: Mahasiswa yang Dismackdown Polisi Jalani General Check Up di Ciputra Hospital

Menurut dr Andre, dari hasil seluruh pemeriksaan, kondisi M Fariz Abdullah dinyatakan baik-baik saja. Namun dia tidak bisa menyampaikan secara detail di depan publik.

“Kami harapkan tidak ada efek jangka panjang. Dari pemeriksaan kami sudah lakukan semua dari atas sampai bawah. Hasilnya sudah lumayan bagus. Sudah boleh diizinkan pulang dan melanjutkan kegiatan sehari-hari,” ujarnya.

Dia menyatakan, Fariz sudah dirawat tim dokter spesialis saraf dan dokter ortopedi. Hasilnya, M Fariz sudah bisa dinyatakan pulang.

Sementara itu, M Fariz yang didampingi ibunya mengaku kondisinya saat ini lebih baik dari hari-hari sebelumnya. “Masih ada sedikit linu. Tapi selebihnya aman. Kondisi hari ini baik,” singkatnya.

Ditempat yang sama, Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar mengatakan, hasil pemeriksaan secara menyeluruh, M Fariz dalam kondisi baik. Atas dasar itu, kata Zaki, bersama Kapolresta Tangerang dan Dandim 0510 Tigaraksa serta keluarganya, sepakat untuk membawanya pulang.

“Kondisi Fariz dinyatakan boleh pulang, sehat semuanya, artinya kalau secara medis dibolehkan pulang, berarti kondisinya aman, sehat tidak terjadi sesuatu hal apapun,” ungkap Bupati Zaki.

Zaki menjelaskan, berdasarkan informasi ini, dia meluruskan agar bisa diinformasikan sejelas-jelasnya tentang kondisi kesehatan M Fariz.

“Kondisi kesehatan M Fariz baik-baik saja, hanya saja perlu istirahat mengingat jadwalnya cukup padat,” jelas Zaki.

Sebelumnya diketahui,  M Fariz Abdullah yang melakukan aksi unjuk rasa bersama mahasiswa lain di depan Kantor Bupati mendapatkan tindak kekerasan atau represif dari polisi dengan cara dibanting.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.