Masa Pandemi Covid-19, Dewan Sebut Pemkab Pandeglang Belum Peduli Santri

  • Whatsapp
santri
ilustrasi - santri termasuk kalangan yang terdampak covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kalangan DPRD Kabupaten Pandeglang meminta bupati dan jajaran eksekutif untuk memperhatikan kebutuhan para santri di setiap Pondok Pesantren (Ponpes) selama masa pandemi covid-19.

Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKB, Ade Muamar menilai, selama masa pandemi covid-19 perhatian Pemkab Pandeglang terhadap para santri di setiap Ponpes belun maksimal. Sebab itu, ia meminta kepada Pemkab Pandeglang, untuk lebih peduli terhadap Ponpes yang ada di kota santri ini.

Bacaan Lainnya

“Saya rasa sejauh ini perhatian pemerintah terhadap para santri di tiap Ponpes masih kurang. Maka dari itu saya berharap agar pemerintah memperhatikan para santri ditengah pandemi covid-19,” ungkapnya, Jumat (29/5/2020).

Kerua Fraksi PKB itu juga mengaku, bentuk perhatian yang harus dilakukan pemerintah terhadap para santri di setiap Ponpes yaitu, mulai dari Bantuan Sosial (Bansos), pemeriksaan kesehatan atau rapid test, serta bentuk perhatian lainnya.

“Selama ini pemerintah lebih banyak memberikan bantuan kepada warga di kampung-kampung. Tapi kalau ke kalangan santri masih kurang. Sebab mereka juga terdampak dari pandemi covid-19,” katanya.

Menurutnya, akibat pandemi covid-19 tersebut semua masyarakat terkena dampaknya, termasuk para santri yang ada di pondok-pondok pesantren Kabupaten Pandeglang. Tentunya mereka juga pumya hak untuk dibantu, mulai dari Bansosnya maupun pemeriksaan kesehatannya.

“Pemerintah jangan sampai mengabaikan para santri. Karena kalau berbicara dampak, mereka juga terdampak dari pandemi itu. Untuk itu saya berharap tolong diperhatikan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, Nuriah hingga saat ini belum bisa dimintai tanggapannya atas usulan dewan terkait Bansos bagi santri yang terdampak pandemi covid-19.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.