Mantan Caleg Demokrat Tangsel Reny, Dianiaya Istri Adik Ipar Lapor ke Polisi

  • Whatsapp
Mantan Caleg Demokrat Tangsel, Reny Bibit Mekarsari didampingi kuasa hukum saat lapor Polisi.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Nasib malang dialami Reny Bibit Mekarsari (29). Mantan Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat periode 2014-2019 di Kota Tangerang Selatan itu, menjadi korban penganiayaan oleh istri dari adik iparnya sendiri.

Ibu dua anak itu, mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh istri adik iparnya sendiri bernama Isvy. Mirisnya, peristiwa tersebut terjadi di rumah mertuanya sendiri di Jalan Pamulang Permai II, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (30/5/2020) lalu.

Bacaan Lainnya

Reny menceritakan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya menghadiri undangan keluarga yang diterimanya melalui pesan voice note WhatsApp. Saat itu, ia tidak menyangka jika undangan tersebut justru membawa petaka.

“Nah sampai di rumah mertua, Isvy mulai menganiaya saya. Pertama dia dorong saya, padahal saya lagi gendong anak. Kemudian dia langsung memukul, mencakar-cakar sampai mengancam secara verbal,” kata Reny bercerita di depan Kantor Polres Tangerang Selatan, Kamis (25/6/2020).

BACA JUGA: Dalami Kasus Perundungan 9 Siswa di Tangsel, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Tidak hanya kekerasan secara fisik, Reny juga mendapat ancaman secara verbal dari Isvy. “Setelah memukul dan mencakar, Isvy juga ancam saya ‘kalau ketemu di jalan, gue abisin lu’ katanya begitu. Beruntung bisa dilerai sama mertua di sana dan akhirnya saya pulang,” ungkap Reny.

Setelah peristiwa tersebut, Reny mengaku drop selama tiga hari. Dirinya pun mencoba menghubungi Isvy agar masalah tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. “Udah diajak damai nggak mau, justru menjelek-jelekan saya melalui status di media sosial. Saling timpal balik dan dia ngancem lagi,” tutur Reny.

Usut punya usut, peristiwa tersebut terjadi lantaran Isvy tidak menyukai Reny menikah dengan kakaknya dua tahun lalu dengan alasan status Reny merupakan single parent. Kemudian memuncak, setelah Reny meminjam mobil milik suami Isvy melalui bapak mertuanya untuk membeli keperluan sembako.

BACA JUGA: Diduga Trauma Dianiaya Geng Vembajak, Satu Siswa MTs Pembangunan Pilih Pindah Sekolah

Kini, dengan berat hati, Reny melaporkan istri dari adik iparnya tersebut ke Polres Tangerang Selatan atas tuduhan penganiayaan sejak 2 Juni 2020 lalu dengan Laporan Polisi Nomor: LP/572/K/VI/2020/SPKT Res Tangsel dan Kamis (25/6/2020) siang tadi, dirinya kembali ke kantor Polres Tangsel untuk memberikan bukti dan keterangan lebih lanjut perihal penganiayaan tersebut.

Di tempat yang sama, kuasa hukum Reny, Ahmad Rizky Martua Lubis, Setiyo Ariyanto dan Mahmud Syaukat dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Projo Nawacita meminta keadilan untuk klienya atas proses hukum yang berjalan.

“Dimana perbuatan penganiayaan yang sengaja dilakukan dan menyebabkan luka, merusak kesehatan berdasarkan dengan sengaja melakukan hal tersebut dapat dipidana pasal 351 KUHP,” pungkasnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.