Manajemen RS Sari Asih Serang Akui Tetapkan Tarif Tes Swab Rp1.500.000

  • Whatsapp
tes swab rumah sakit sari asih serang
Rumah Sakit Sari Asih Kota Serang, Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Manajemen Rumah Sakit Sari Asih (RSSA) Serang, Banten tidak menepis telah menetapkan tarif tes swab bagi pasien yang terduga terinfeksi Covid-19. Pasien akan dikenai tarif sebesar Rp1.500.000 untuk menjalani tes swab Covid-19 di RSSA Serang.

Humas RS Sari Asih Serang, Agus Ramdani mengungkapkan, pihaknya menetapkan tarif tes swab itu karena hingga kini belum ada batasan harga dari pemerintah. Tidak seperti rapid test, menurut Agus, yang tarifnya telah ditetapkan pemerintah maksimal sebesar Rp150.000.

Bacaan Lainnya

Namun begitu Agus memastikan, tarif tes swab di Rumah Sakit Sari Asih Serang tidak akan melebihi batas nominal yang nantinya ditetapkan pemerintah. Untuk saat ini, kata Agus, pihaknya menetapkan tarif test swab dengan melihat kebutuhan pasien serta alat yang digunakan.

“Setiap rumah sakit punya tarif sendiri, selama belum ada batas maksimal yang ditetapkan pemerintah. Di rumah sakit kami ditetapkan Rp1.500.000. Sebetulnya gak etis kalau kami ungkapkan, tapi setiap rumah sakit punya tarif sendiri,” katanya kepada wartawan di RS Sari Asih Serang, Selasa (14/7/2020).

BACA JUGA: Alhamdulillah, Hasil Tes Swab, 21 Petugas Pilkada Pandeglang Negatif Covid-19

Tarif tes swab di RS Sari Asih, dikatakan Agus, menyesuaikan dengan apa yang disampaikan pemerintah. “Tarif sebelumnya gak segitu (Rp1.500.000), kami turunkan lagil sesuai yang disampaikan pemerintah,” jelasnya.

Ketika ditanya yang membedakan tarif tes swab di satu rumah sakit dengan rumah sakit lain, Agus menyebut ada pada distributor alat yang dimiliki setiap rumah sakit. “Selama belum ada ketetapan batas maksimal dari pemeirntah, jenis alat dan distributor juga menentukan tarif tes swab,” jelasnya.

Sementara pemeriksaan tes swab, lanjut Agus, meliputi lendir hidung, lendir tenggorokan dan komponen lainnya yang menjadi variabel pengujian ada atau tidaknya virus corona 19 pada tubuh pasien.

Sedangkan sejauh ini, kata Agus, sudah sebanyak 24 orang yang melakukan tes swab di RS Sari Asih Serang. “Jumlah itu selama pandemi covid-19, tepatnya pada Mei sampai Juli 2020,” ungkap Agus.

Agus melanjutkan, dari 24 orang yang dilakukan tes swab di RS Sari Asih, mayoritas warga Serang. Namun, kata dia, tes swab bukan saja untuk pasien yang terindikasi Covid-19, tapi juga sebagai syarat seseorang untuk melakukan perjalanan antar negara atau kebutuhan perusahaan.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.