Mahasiswa yang Dismackdown Polisi Jalani General Check Up di Ciputra Hospital

oleh -
Mahasiswa yang Dismackdown Polisi Jalani General Check Up di Ciputra Hospital Kabupaten Tangerang
MFA bersama orang tuanya didampingi Bupati Tangerang A Zaki Iskandar dan Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, datang ke Rumah Sakit Ciputra guna melakukan cek kesehatan berkala.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – MFA (21), mahasiswa yang mendapat tindak kekerasan dari anggota Polres Kota Tangerang Brigadir NP saat berunjukrasa HUT Kabupaten Tangerang ke 389 tahun, saat ini tengah menjalani general check up di Ciputra Hospital Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten.

MFA bersama orang tuanya didampingi Bupati Tangerang A Zaki Iskandar dan Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, datang ke Rumah Sakit Ciputra guna melakukan cek kesehatan berkala.

MFA mengeluhkan adanya pusing di bagian kepala, dan nyeri pada bagian tengkuk juga pundak. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, MFA harus menjalani rawat inap sekaligus untuk mempersiapkan menjalani general check up.

“Dia harus rawat inap untuk persiapan general check up. Nanti akan jalani pemeriksaan, salah satunya ada cek darah juga. Ini untuk memastikan kondisinya,” kata Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar (15/10/2021).

BACA JUGA: HUT kabupaten Tangerang Ricuh, Mahasiswa Bentrok Dengan Polisi

Sementara itu, sebelum dilakukan pemeriksaan di Ciputra Hospital, mahasiswa yang tergabung dalam HIMATA itu juga dilakukan cek kesehatan dan kondisinya di Rumah Sakit Harapan Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Diketahui, Komite Medik Rumah Sakit Harapan Mulya, dr Effie Koesnandar mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, nyeri atau pusing yang dialami MFA juga bisa disebabkan komorbid atau penyakit penyerta yang dialaminya.

“Jadi ternyata dia ada komorbidnya, dan sedang menjalani pengobatan juga. Gejala yang dirasanya kini sama dengan gejala komorbidnya. Tapi, untuk memastikan lebih jelas, kami minta untuk general check up,” jelasnya.

Lanjut dia, memang ditubuh MFA terdapat memar di bagian leher dan pundak, yang diduga muncul pasca tindak kekerasan yang dialaminya.

“Ada memar di lehernya, pundak juga, dan untuk memastikan secara detail, harus general check up,” tuturnya.

MFA sebelumnya telah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak ada keretakan atau faktur usai dibanting Anggota Polres Kota Tangerang, Brigadir NP Rabu (13/10/2021).

MFA juga telah menjalani aktivitas perkuliahan dikampusnya Kota Serang, Banten pada Kamis (14/10/2021).(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.