Mahasiswa Nilai Bupati Serang Gagal Sejahterakan Warganya

  • Whatsapp
aksi golok
Mahasiswa Gerakan Delapan Oktober (Golok) berunjukrasa pada HUT ke 493 Kabupaten Serang.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Delapan Oktober (Golok) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Serang. Aksi unjukrasa sebagai refleksi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 493 Kabupaten Serang.

Koordinator aksi, Rizal Setya Perdana mengatakan, pada usianya yang sudah ratusan tahun, banyak permasalahan yang belum bisa diselesaikan Pemkab Serang. Persoalan itu diantaranya lingkungan, pengangguran, kesehatan dan pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat Kabupaten Serang masih jauh dari kata sejahtera, dan itu harus menjadi evaluasi bersama. Pemkab Serang telah gagal menyejahterakan masyarakatnya,” katanya saat orasi di tengah aksi, Selasa (8/10/2019).

Selain itu, menurut Rizal, Pemkab Serang dinilai belum bisa mengentaskan masalah pencemaran limbah di Sungai Ciujung dan Cidurian yang kini disebut-sebut menjadi comberan terbesar di dunia.

“Kami berharap Bupati Serang dan jajarannya bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Sebab sampai saat ini belum ada perubahan apapun yang terlihat di Kabupaten Serang,” tandasnya.

Adapun tuntutan mahasiswa diantaranya;

  1. tindak tegas perusahaan yang membuang limbah ke Sungai Ciujung dan Cidurian
  2. Membuat regulasi terkait penanganan lingkungan hidup di Kabupaten Serang.
  3. Normalisasi Sungai Ciujung dan Cidurian agar tidak ada sedimentasi lumpur yang mengendap.
  4. Menuntut ruang pertanian dan nelayan tradisional Puloampel.
  5. Menuntut Pemkab Serang agar tidak memperluas lahan industri dan pertambangan.
  6. Tidak memberi izin apapun terkait kegiatan PLTPB di Padarincang
  7. Kembalikan fungsi gunung prakasak sebagai hutan lindung.
  8. Menjadikan Gunung Prakasak dan Rawa Danau sebagai cagar budaya.
  9. Segera bangun dan bereskan Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang
  10. Entaskan pengangguran di Kabupaten Serang.
  11. Wujudkan pendidikan wajib 9 tahun di Kabupaten Serang
  12. Prioritaskan tenaga kerja pribumi.
bupati serang tatu chasanah
Bupati Serang, Tatu Chasanah menandatangani tuntutan mahasiswa yang berunjukrasa pada HUT ke 493 Kabupaten Serang.

Sementara itu, Bupati Serang Tatu Chasanah dan Ketua DPRD Serang Bahrul Ulum yang menemui massa aksi berjanji akan berupaya menuntaskan segala pesoalan pembangunan di Pemkab Serang.

Tatau menyebut, berbagai persoalan pembangunan terjadi karena keterbatasan anggaran. “Saya menjadi Wakil Bupati Serang selama 5 tahun, dan sekarang menjadi Bupati Serang 4 tahun, permasalahan di Pemkab Serang karena anggaran terbatas. Sehingga, pembangunan tidak bisa berlari cepat,” katanya kepada massa aksi.

BACA JUGA:

. Butuh Informasi Publik di Kabupaten Serang? Buka Saja Sialip

. Dinkes Kabupaten Serang Optimalkan Imunisasi ke Masyarakat

. Mahasiswa Desak Gubernur Banten Tolak Proyek Geothermal

Tatu menegaskan, persoalan pencemaran lingkungan di Sungai Ciujung dan Cidurian,  juga secara terus menerus telah ditindaklanjuti  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang.

“Kalau kawan-kawan mengikuti perkembangan, sudah ada perusahaan yang masuk ke ranah hukum, dipenjarakan. Karena diberi waktu untuk memperbaiki ipal (instalasi pengolahan limbah) tetapi tidak diperbaiki,” katanya.

Kemudian, lanjut Tatu, Sungai Ciujung sedang dinormalisasi sepanjang 8 Km, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Kecamatan Pontang, Tirtayasa dan Tanara.

Sedangkan normalisasi Sungai Cidurian, menurut Tatu, sedang diajukan ke Kementerian PUPR. Tatu juga berjanji akan memeriksa kembali pabrik-pabrik yang ada di kawasan Bojonegara dan Puloampel.

“Kami sudah bertemu nelayan, mereka  punya persoalan tidak punya space untuk melaut. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi Pemkab Serang,” aku Tatu.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.