Mahasiswa Ingatkan Pjs Bupati Pandeglang Jangan Jadi ‘Patung’

  • Whatsapp
mahasiswa pandeglang
Sejumlah mahasiswa berunjukrasa di halaman Pendopo Buapti Psndeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Jelang hari sumpah pemuda 28 Oktober 2020, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pandeglang melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung Kantor Bupati Pandeglang, Selasa (27/10/2020).

Dalam aksinya, sejumlah mahasiswa menuntut Pejebat sementara (Pjs) Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto jangan hanya jadi “patung” dalam mengemban amanah sebagai Pjs Bupati Pandeglang.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi diharapkan supaya memperjuangkan hak-hak rakyat yang dikebiri oknum pejabat, salah satunya yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 dari Pemerintah Provinisi (Pemprov) Banten, yang hingga saat ini tak kunjung cair alias mandeg.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi ujukrasa, Erik Setiawan mengatakan, pada momen jelang hari sumpah pemuda, wajib para pemuda mengingatkan Pemerintah, khususnya Pemkab Pandeglang. Sebab menurutnya, tak sedikit persoalan terjadi di tengah masyarakat yang diacuhkan Pemkab Pandeglang.

“Kami para pemuda berteriak dijelang sumpah pemuda, karena kami rasa sebagai pemuda harus jadi garda terdepan mengingatkan Pemkab Pandeglang. Apalagi pada situasi pandemi covid-19 ini, tak sedikit persoalan yang tak disikapi Pemkab Pandeglang,” ungkap Erik dalam orasinya.

BACA JUGA: DPUPR Pandeglang Klaim Progres Pembangunan Jalan Lampaui Target

Ditegaskannya, Pjs Bupati Pandeglang jangan hanya duduk manis seperti patung yang dijadikan hiasan tanpa memikirkan nasib rakyatnya. Maka dari itu ia menuntut, agar Pjs bupati dapat menuntuskan persoalan yang menimpa masyarakat Pandeglang.

“Pjs bupati jangan diam membisu menikmati jabatan Pjs-nya. Tapi lihat tak sedikit masalah akhir-akhir ini yang menimpa masyarakat soal bantuan covid-19. Maka dari itu segeralah mengevaluasi semua pejabat Pemda Pandeglang dan selesaikan masalah yang menimpa rakyat,” teriaknya lagi.

Orator lainnya dari GMNI Pandeglang, Tubagus Muhamad Afandi mengungkapkan, yang menjadi jeritan masyarakat saat ini soal BST covid-19 dari Pemprov Banten. Karena BST itu hingga saat ini tak kunjung cair lagi, sedangkan masyarakat menanti-nanti dan mengadukan nasibnya kepada mahasiswa.

“Kami suarakan ini dijelang sumpah pemuda, karena rakyat dibawah berteriak dan mengadu ke kami soal BST Pemprov Banten. Soalnya BST itu hanya cair satu kali, yang padahal awal-awal dijanjikan bakal cair tiga kali,” tuturnya.

Maka dari itulah, lanjut dia, Pjs Bupati Pandeglang agar menyelesaikan persoalan tersebut. Karena dinilai mahasiswa Pjs Bupati juga memiliki kewenangan mendorong persoalan itu agar sampai ke Pemprov Banten.

“Pjs Bupati jangan diam, harus segera memperjuangkan hak rakyat yang tak kunjung dicairkan oleh Pemprov Banten. Apalagi Pjs Bupati sebagai pejabat di Pemprov Banten, maka segera dorong BST agar cair,” tandasnya.

Sementara saat hendak dikonfirmasi secara langsung ke Pjs Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto sedang tidak ada di kantornya dan Pendopo Bupati Pandaglang. Kata salah seorang pegawainya, Pjs sedang berdinas di luar kantor.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.