Mahasiswa dan Alumni STF Muhammadiyah Tangerang Terima Vaksin Dosis Pertama

oleh -
Mahasiswa dan Alumni STF Muhammadiyah Tangerang Terima Vaksin Dosis Pertama Universitas Muhammadiyah Tangerang Pemkab Tangerang
Asisten Daerah Kabupaten Tangerang, Yani Sutisna, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Desiriana Dinardianti, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, Camat Tigaraksa, Rahyuni dan Rektor UMT, Ahmad Amarullah, serta unsur Forkopimcam Tigaraksa, memonitoring kegiatan vaksinasi di kampus tersebut.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, khususnya di lingkungan pendidikan, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar vaksinasi untuk mahasiswa dan alumni serta masyarakat umum, Jum’at (20/8/2021) di Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Muhammadiyah Tangerang, Tigaraksa.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum (Asisten III) Kabupaten Tangerang, Yani Sutisna, nampak memonitoring kegiatan vaksinasi tersebut. Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Desiriana Dinardianti, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi, Camat Tigaraksa, Rahyuni dan Rektor UMT, Ahmad Amarullah, serta unsur Forkopimcam Tigaraksa.

“Vaksinasi yang dilaksanakan di STF Muhammadiyah Tangerang berjalan lancar meski terlihat padat. Total sasaran sekitar 1.100 orang, 200 dosisnya untuk mahasiswa dan alumni UMT,” kata Yani.

Jenis vaksin yang digunakan, kata dia, ialah Sinovac, mengingat stok yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang merupakan jenis tersebut. “Kami masih menggunakan dosis vaksin Sinovac, karena jenis ini efektif, kalau tidak efektif pemerintah tidak akan memberikan vaksin kepada masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA: Semarak HUT RI ke 76, Pemkab Tangerang Targetkan Vaksin 17.845 Warga

Yani menambahkan, meskipun sudah divaksin tetap harus melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Saya mengimbau untuk semua masyarakat Kabupaten Tangerang meskipun sudah divaksin tetap laksanakan 6M, 3T dan berdoa dalam setiap aktivitas juga jangan abai memakai masker,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Rektor UMT, Ahmad Amarullah menambahkan, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini ada sekitar 1.100 dosis yang telah disediakan untuk mahasiswa, alumni dan masyarakat umum sekitar Tigaraksa.

“Mereka yang divaksin sudah mendaftar sebelumnya melalui link yang telah kami sediakan, pendaftaran dibuka melalui link yang dikoordinir panitia,” jelasnya.

Menurut Amarullah, selain bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam rangka memutus mata rantai COVID-19, vaksinasi juga digelar agar kegiatan perkuliahan tatap muka dapat segera berlangsung.

Ia juga menjelaskan, vaksin Sinovac yang diberikan kepada peserta memerlukan waktu 4 minggu untuk membentuk imunitas tubuh. Sehingga selanjutnya, pada 4 minggu kemudian para peserta harus melakukan vaksin dosis ke-2 di tempat yang sama (STF Muhammadiyah Tangerang).

“Meskipun sudah divaksin, prokes tetap harus dijalankan, itu adalah kunci utama untuk menghentikan penyebaran COVID-19,” tandasnya.(Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.