MA Periksa Perkara Pemakzulan Bupati Jember Ida Faida

  • Whatsapp
MA memeriksa perkara hak menyatakan pendapat DPRD untuk memakzulkan bupati jember faida
Bupati Jember Jawa Timur, Ida Faida.

JAKARTA, REDAKSI24.COMMahkamah Agung (MA) mulai memeriksa hak menyatakan pendapat (HMP) DPRD Kabupaten Jember untuk memakzulkan Bupati Ida Faida yang tercatat dengan nomor registrasi 2 P/KHS/2020.

Dikutip dari laman Mahkamah Agung di Jakarta, Kamis, perkara yang masuk ke Mahkamah Agung pada 16 November 2020 tersebut diperiksa oleh Hakim Agung Supandi, Is Sudaryono dan Yodi Martono Wahyunadi.

Bacaan Lainnya

MA memiliki waktu selama 30 hari untuk menguji apakah pemberhentian bupati Jember sudah cukup bukti atau tidak.

Untuk itu, DPRD Jember menyertakan 33 alat bukti yang dinilai kuat untuk memakzulkan bupati yang akan berkompetisi lagi dalam Pilkada Serentak 2020 itu.

Ketentuan pemberhentian kepala daerah atau wakil kepala daerah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, di antaranya pemberhentian kepala daerah dapat diusulkan kepada presiden berdasarkan putusan MA atas pendapat DPRD bahwa kepala daerah dinyatakan melanggar sumpah janji jabatan, tidak melaksanakan kewajiban.

Oleh kalangan wakil rakyat, Bupati Jember Faida dinilai telah melanggar sumpah dan janji jabatan serta melanggar sejumlah ketentuan dalam perundang-undangan sehingga tujuh fraksi di DPRD setempat sepakat untuk mengusulkan pemberhentian.

Sebelumnya Bupati Jember Faida mengaku siap mengikuti mekanisme dan prosedur terkait dengan proses pemakzulan dirinya yang akan diproses DPRD ke MA.

Faida berpendapat  pemakzulan yang terjadi di Jember dapat menjadi pendidikan politik dan tata negara yang baik untuk masyarakat, serta edukasi yang baik bagi pemerintahan.

Diketahui Faida mencalonkan kembali di Pilkada Jember sebagai petahana. Tidak ada satu pun partai yang mengusungnya sehingga Faida mencalonkan diri melalui jalur independen atau perseorangan.(Jay De Menes/ANTARA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.