Lurah Benda Baru Yang Ngamuk di SMAN 3 Tangsel Jalani Pemeriksaan di Polsek Pamulang

  • Whatsapp
Lurah benda baru
Lurah Benda Baru, Saidun.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Lurah Benda Baru, Saidun di Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Banten, menjalani pemeriksaan di Polsek Pamulang, Selasa (28/7/2020). Pemeriksaan tersebut merupakan buntut dari aksi ‘jawara’ yang ia lakukan di SMAN 3 Kota Tangerang Selatan.

Saidun mengatakan, dalam pemeriksaan yang berlangsung sekira lima jam itu dirinya mendapatkan 13 pertanyaan dari penyidik. “Hari ini saya datang ke Polsek Pamulang memenuhi undangan sesuai prosedur atas kesalahan saya. Ada 13 pertanyaan yang ditanyakan kepada saya. Semuanya berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di SMAN 3 Kota Tangsel,” kata Saidun kepada wartawan di Polsek Pamulang, Selasa (28/7/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam pemeriksaan tersebut, Saidun didampingi oleh Sekretaris Kecamatan Pamulang. Dirinya, mengaku siap mengikuti proses secara hukum akibat aksi ‘jawaranya’ dengan mengamuk di SMAN 3 Kota Tangsel lantaran siswa titipanya tidak diterima pada Jumat (10/7/2020).

“Sekarang ini saya jalankan sesuai dengan prosedur saja. Sesuai prosedur apa yang menjadikan sebuah kekhilafan saya, kesalahan saya. Itu mungkin yang kita jalankan,” ungkap Saidun.

BACA JUGA: Siswa Titipannya Tidak Diterima di SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Amuk Sekolah

Dia berdalih, jika melakukan praktik titip-menitip calon siswa di SMAN 3 Kota Tangsel. Menurutnya, tindakan yang dia lakukan hanya membantu memenuhi keinginan warga Kelurahan Benda Baru dapat bersekolah di sekolah tersebut.

“Kalau bicara titipan tidak ada titipan. Enggak ada, saya cuma menyampaikan Aspirasi masyarakat saya, itu saja. Keinginan masyarakat benda baru pengen sekolah di Benda Baru, kenapa sih sulit begitu kan. Itu saja,” kilahnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto mengatakan, pemanggilan terhadap Lurah Benda Baru Saidun masih berstatus sebagai saksi. “Sementara ini Lurah Benda Baru statusnya masih sebagai saksi dan proses pemeriksaan masih berjalan. Masih ada beberapa tahapan lagi hingga akhirnya nanti penetapan tersangka,” ungkapnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.