LSM Gemma Banten Pertanyakan Kualitas Pembangunan Paving Block Landscape Stadion Mini Sepatan Timur

oleh -
Dokumen pelaksanaan pembangunan pavinng blok landscape Stadion Mini Sepatan Timur.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gemma Banten mempertanyakan kualitas pembangunan paving block landscape Stadion Mini Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Pasalnya mereka menduga proyek yang menelan anggaran Rp446.468.000 tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Pengurus Harian LSM Gemma Banten Asep Setiadi dari hasil pemantauannya di lapangan CV Wira Karya selaku pelaksana pembangunan diduga telah mengurangi beberapa material bangunan sehingga tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan.

“Salah satunya ketinggian makadam Setelah kami cek ternyata ketinggiannya hanya 1 sentimeter saja Selain itu kontaktor juga tidak menggunakan abu pasir untuk dasar pemasangan paving block. Secara kerugian memang sedikit namun tentunya hal itu mengurangi mutu  proyek dan tentunya akan memperpendek umur bangunan,” jelas Asep.    

Dengan temuan tersebut menurut Asep, pihaknya telah melayangkan surat Somasi kepada Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang terkait adanya dugaan pelanggaran pembangunan paving block landscape Stadion Mini Sepatan Timur tersebut.  Menurut asep somasi tersebut diberikan karena dengan kondisi pembangunan paving block landscape Stadion Mini Sepatan Timur tersebut, pihaknya menduga  Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang sebagai penanggung jawab kegiatan tidak melakukan pengawasan yang benar untuk memastikan terjaganya kualitas pembangunan.   

BACA JUGA: Bupati Kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Tangerang

“Kami juga melihat saat pelaksanaan pembangunan para pekerja tidak menggunakan fasilitas K3. Ini menunjukan betapa tidak adanya pengawasan dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang selaku penanggung jawab proyek,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang yang bisa dihubungi. Begitu pula saat coba di telpon untuk meminta konfirmasi kepada CV Wira Karya selaku pelaksana pembangunan belum dapat tersambung. (Hendra)