Lokasi Masjid Agung Kota Serang Dibahas Ulang

  • Whatsapp
masjid agung kota serang
Wali Kota Serang, Syafrudin menggelar pertemuan dengan GPSM untuk membahas kembali rencana lokasi Masjid Agung Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) menggelar pertemuan untuk membahas kembali penetapan Masjid Ats Tsauroh di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, menjadi Masjid Agung Kota Serang, Banten.

Pasalnya, GPSM tidak setuju dengan penetapan Masjid Ats Tsauroh sebagai Masjid Agung Kota Serang. GPSM tetap berkeinginan Masjid Agung Kota Serang berada di Alun-Alun Kota Serang, bukan di Masjid Ats Tsauroh.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Serang, Syafrudin mengakui  terjadi pro kontra mengenai penetapan Masjid Agung Kota Serang. Karena itu, hasil audiensi GPSM dengan Pemkot Serang sepakat untuk membahas ulang  penetapan lokasi Masjid Agung Kota Serang.

“Dengan kata lain dimusyawarahkan kembali, menuju kesepakatan,” katanya kepada wartawan usai bertemu dengan GPSM di Puspemkot Serang, Kota Serang, Jum’at (13/3/2020).

Karena pembangunan masjid menggunakan APBD, kata Syafrudin, pihaknya akan memfasilitasi warga untuk membahas lebih lanjut lokasi Masjid Agung Kota Serang. Pembahasan ulang, kata dia, rencananya akan digelar pada April 2020.

BACA JUGA:

. Pindahkan Masjid Agung, Wali Kota Serang Disomasi GPSM

. APBD Dinilai Kecil, Pemkot Serang Berencana Pinjam Dana ke Bank

. Gubernur Banten Umumkan Positif Corona, Pengelola EO Batal Gelar Even di Kota Serang

Sementara itu, Jurubicara GPSM, Warly Sadri menyatakan, pihaknya akan konsisten lokasi Masjid Agung Kota Serang di Alun-alun Kota Serang. Sebab, kata dia, peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Kota Serang sudah dilakukan wali kota sebelumnya di Alun-Alun Kota Serang.

“Keberadaan Masjid Agung Kota Serang di Alun-Alun menjadi simbol toleransi umat beragama di Kota Serang,” ungkapnya.

Dia mengakui sudah ada kesepakatan bersama wali kota untuk membahas ulang lokasi Masjid Agung. Sadri menilai Masjid Agung tepatnya berada di alun-alun. Sedangkan Masjid Ats Tsauroh bisa dijadikan pusat kajian Islam, khususnya kitab Syekh Nawawi Albantani.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.