Lima Pelaku Curanmor Digulung Petugas Polres Serang Kota

oleh -
Ilustrasi Curanmor di Wilayah Serang Kota-01
Ilustrasi Curanmor

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Polres Serang Kota, Polda Banten mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan 5 terduga pelaku Curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Serang Kota.

“Lima pelaku ditangkap dari dua laporan polisi. Tiga pelaku utama dan dua orang penadah,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono kepada wartawan di Mapolres Serang Kota, Selasa (14/1/2020).

polres serang kota
Kapolres Serang Kota, Polda Banten, AKBP Edhi Cahyono.

Pengungkapan kasus itu berawal dari peristiwa curanmor yang menimpa dua orang korban di lokasi yang sama, yaitu di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Keramatwatu, Kabupaten Serang, tepatnya di Kafe Angel.

“Korban pertama Atep Junawan (34), dan korban kedua Mas Aditya Ramadansyah melapor pada hari yang sama, namun jam yang berbeda,” imbuhnya.

BACA JUGA:

. Hari Lingkungan Hidup, Polres Serang Kota Tanam 2000 Pohon

. Musisi Kota Serang Ngamen untuk Bantu Korban Banjir Lebak

. Warga Curug dan Walantaka Siapkan Tahi Ayam Buat Wali Kota Serang

Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata menambahkan, ketika menerima laporan dari korban, pihaknya langsung menurunkan Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Kota.

Dari hasil observasi, Tim Opsnal berhasil mengamankan pelaku Curanmor dengan tersangka Ahdi Alias Codet (45) asal Pandeglang beserta motor hasil curiannya. Petugas juga menangkap Suandi (35) dan Agus (47), yang juga warga Pandeglang, ditangkap di kontrakan kawasan Terminal Pakupatan.

Ditangkapnya 3 pelaku utama tersebut setelah pelaku menjual sepeda motor kepada seorang tersangka penadah bernama Rudi (35) di kawasan Cikeusik, Kabupaten Lebak dengan harga Rp1.500.000.

“Rudi mengakui telah membeli motor dari tersangka. Tapi Rudi menjualnya kembali kepada Yandi alias Entis (32). Keduanya berhasil kami amankan,” jelas Indra.

Saat ini Polres Serang Kota berhasil mengamankan 5 pelaku dengan barang bukti 2 unit sepeda motor hasil curian jenis Vario dan Suzuki Satria F, 6 buah kunci letter T, berikut anak kuncinya. Saat ini petugas terus mengembangkan kasusnya. Para tersangka tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Ketiga tersangka utama dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara. Sedangkan Rudi dan Yandi dikenakan pasal 480 dengan ancaman penjara minimal 5 tahun,” papar Indra.

Indra juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya Kota Serang dan umumnya masyarakat Banten untuk tidak sembarangan membeli kendaraan bermotor tanpa surat yang lengkap. “Semakin banyak pembeli motor bodong tanpa surat, sama dengan meningkatkan tindakan kejahatan pencurian. Penjual dan pembeli (motor hasil curian) bisa dipidana,” tandasnya.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.