Lima Nama Muncul Jadi Calon Pj Gubernur, Pengamat : Sosok Pj Kepala Daerah Harus Pahai Karakteristik Daerah

oleh -
Lima Nama Muncul Jadi Calon Pj Gubernur, Pengamat : Sosok Pj Kepala Daerah Harus Pahai Karakteristik Daerah
Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul/Ist.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul mendukung Instruksi Presiden Joko Widodo yang memerintahkan kepada Kemendagri untuk menempatkan pejabat (Pj) gubernur, bupati dan walikota yang berkualitas. Menurut Adib, instruksi presiden tersebut harus diterjemahkan baik oleh Kemendagri dengan menempatkan Pj kepala daerah yang memiliki pemahaman yang cukup tentang karakteristik daerah yang akan ditugaskan.

“Nah saya kira bahwa gelaran Pemilu harus sukses tapi recovery ekonomi, atau apapun terkait COVID-19 itu harus berjalan. Disitulah saya kira sosok yang ditunjuk pemerintah tentunya punya kapasitas dan kapabilitas soal itu,” katanya kepada wartawan Selasa, (10/5/2022).

BACA JUGA: Bisa Tambah Beban Masyarakat, Wakil Ketua DPRD Banten Berharap BBM Subsidi Tak Ikut Naik

Menurut pria yang juga merupakan dosen di Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Tangerang ini, isu suksesnya penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Pilkada serentak tahun 2024 serta pemulihan ekonomi pasca pandemi itu, kata dia, merupakan target utama Presiden Jokowi. Terutama pejabat gubernur. Pejabat gubernur harus mampu melaksanakan tugas presiden itu dengan baik. Sebab, pemerintah provinsi merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.

BACA JUGA: Maha Bidik Indonesia Pertanyakan SPJ Dana Operasional Gubernur Banten

“Dua hal itulah yang jadi target utama bagaimana 2024 itu setidaknya target pemerintah pusat itu bisa dikerjakan. Apalagi pemerintah provinsi ini kepanjangan tangan dari pemerintah pusat,”katanya.

BACA JUGA; Hasil Survei KPN: 63,1 Persen Warga Puas Penanganan COVID-19 Yang Dilakukan Gubernur Banten

Dia menambahkan, membaca instruksi presiden itu, tentu sosok yang terpilih menjadi Pj Gubernur atau Bupati dan Walikota nantinya adalah sosok yang manajerial. Adib, sapaan akrabnya, mengatakan, dengan kemampuan manajerial dan pemahaman yang baik tentang daerah penugasan, tugas dadi presiden itu akan berjalan mulus di daerah.

“Nah, tinggal kita menghitung siapa yang punya kecakapan untuk itu. Tentunya dari sosok yang punya manajerial yang bagus, punya manajemen yang bagus dan tentunya juga bagaimana dia punya kapasitas juga untuk mendirect sebuah organisasi yang bisa bergerak, tegas dan terukur. Disitulah saya kira yang akan ditunjuk oleh pemerintah pusat,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan amanatnya terkait pengisian Pj gubernur, walikota dan bupati yang akan habis masa jabatannya pada tahun ini. Jokowi memerintahkan agar menyiapkan pejabat gubernur, bupati, walikota di 101 daerah. 7 diantaranya adalah Pj gubernur, 76 orang bupati, dan 18 orang walikota. Presiden Jokowi juga meminta para kontestan politik 2024 tidak menggunakan isu SARA sebagai isu politik.

“Saya minta seleksi figur-figur kepala daerah ini betul-betul dilakukan dengan baik sehingga kita mendapatkan pejabat daerah yang capable, memiliki leadership yang kuat dan mampu menjalankan tugas yang berat ditengah situasi ekonomi yang tidak mudah, situasi ekonomi global yang tidak gampang. Agar nantinya penyiapan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 ini bisa berjalan dengan baik,” katanya dalam rapat kabinet terbatas di istana Bogor pada (10/4/2022) lalu.
Seperti diketahui Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wagub Andika Hazrumy akan berakhir masa jabatannya 12 Mei nanti dan akan digantikan Pj Gubernur yang ditunjuk Presiden. Beberapa nama yang muncul sebagai Pj Gubernur Banten antara lain Juri Ardiantoro (Deputi IV Kepala Staf Presiden), Al Muktabar (Sekda Pemprov Banten), Jan Maringka (mantan Kajari Serang), Mayjen Pol. Krishnand (mantan Kapolres Serang), dan Brigjen Pol. Budi Setiawan (mantan Kabid Propam Polda Banten).(Hendra)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.