Legislator: Menteri Edhy Sudah Diingatkan Terkait Ekspor Benih Lobster

  • Whatsapp
Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto, mengaku sudah memperingatkan Menteri Edhy Prabowo agar berhati-hati terkait ekspor benih lobster
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto, mengaku pihaknya sudah memperingatkan mitra kerjanya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, agar berhati-hati terkait kebijakan ekspor benih lobster.

Kata Bambang ekspor benih lobster akan menuai banyak sorotan karena termasuk jarang dilakukan sehingga mekanisme dan tata kelola harus cermat dan hati-hati.

Bacaan Lainnya

“Di era keterbukaan ini, semua bisa memantau setiap kebijakan. Kami di Komisi IV DPR sudah sering mengingatkan,” ujar Purwanto, melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, negara produsen lobster seperti Indonesia tentu harus menjaga agar jangan sampai mengekspor benih saja, melainkan harus juga mempunyai semangat budi daya masyarakat, sekaligus menambah kesejahteraan nelayan.

BACA JUGA:Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Edhy Prabowo ditangkap KPK di Bandara Soetta

“Jadi unsur kehati-hatian, baik dalam menjaga kelestarian lobster itu sendiri, juga mekanisme atau tata kelola harus cermat dan hati-hati,” tutur Bambang.

Namun dia belum mau menyimpulkan bahwa masalah itulah potensi pelanggaran hukum yang menjerat sang menteri itu. Bambang juga meminta agar awak media bisa menunggu penjelasan resmi lebih lanjut dari KPK yang rencananya akan disampaikan pada sore hari nanti.

KPK membenarkan telah menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, dan beberapa orang lainnya pada Rabu dini hari. “Benar, kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi,” ungkap Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan informasi, Edhy Prabowo bersama beberapa orang yang ditangkap tersebut sudah berada di Gedung KPK, Jakarta untuk diperiksa secara intensif.

Edhy diketahui baru saja melakukan kunjungan kerja ke Hawaii, Amerika Serikat, untuk urusan di sektor perikanan. Edhy Prabowo mengatakan tujuannya ke Hawaii adalah untuk mempelajari produksi benih-benih udang, khususnya vaname yang hendak dia kembangkan di Tanah Air.

KPK saat ini masih memeriksa Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, yang sebelumnya telah ditangkap bersama beberapa orang lainnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di Tangerang, Rabu dini hari.

“Sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyelidik KPK,”jelas Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam  keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kata Fikri, pihaknya mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap itu. “KPK punya waktu 1X24 jam untuk menentukan sikap. Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut,” kata dia.(Jay De Menes/ANTARA)

Anggota Komisi IV DPR Bambang sudah memperigatkan menteri edhy berhati-hati ekpsor benih lobster

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.