Legislator: Masyarakat Tetap Harus Waspada, Jangan Remehkan Covid-19

  • Whatsapp
Swab Test COVID-19
Kelompok masyarakat berpotensi terpapar COVID-19 di Kulon Progo mengikuti swab test yang diselanggarakan Dinas Kesehatan setempat.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Publik perlu terus diingatkan untuk semakin waspada terhadap Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) serta  jangan sampai meremehkannya hingga menganggap virus Corona tidak ada.

Anggota Komisi VI DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono mengutarakan hal itu. Politisi Partai Demokrat ini mengingatkan masyarakat lebih membaca serta mendengar informasi yang benar agar tidak terpengaruh berita bohong atau hoaks sehingga salah dalam melangkah.

Bacaan Lainnya

“Virus Corona itu ada, dengarkan peran para dokter serta tenaga kesehatan. Dukung mereka agar bekerja lebih baik, termasuk dukung mereka agar mendapat alat  kesehatan, dan kesejahteraan yang sesuai dengan negara,” ujar Ibas sapaan akrab Edhie Baskoro Yudhoyono dalam keterangan tertulis yang disampaikan di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini juga berharap vaksin yang mampu melawan virus Corona dapat segera ditemukan dengan cepat sehingga pandemi ini bisa berakhir.

Namun, sambung Ibas,  dalam kondisi seperti ini juga perlu ditingkatkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama masyarakat. “Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, kepedulian serta bantuan di bidang ekonomi diperlukan. Jangan sampai masyarakat merasa sulit makan dikarenakan kehilangan pekerjaan,” tuturnya.

Kata dia, dirinya memang mendengar masih ada warga yang tidak percaya terkait virus Corona sehingga  mereka akhirnya tidak menghiraukan bahaya virus tersebut. Seperti survey yang dilakukan di Aceh, dilaporkan bahwa 8 dari 10 orang di Aceh tidak percaya adanya virus Corona. Artinya mereka yang percaya hanya 2 orang saja.

Padahal jumlah warga  yang terinfeksi COVID-19  ini juga terus meningkat. Hingga Selasa, 4 Agustus 2020 tercatat sudah 115.056 warga tanah air yang terinfeksi positif virus Corona. (Agung/Jaya).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.