LBH UMT Siap Dampingi Warga Yang Digugat Pengembang Perumahan

  • Whatsapp
Mutiara Garuda Digugat Pengembang
Lembaga Bantuan Hukum UMT

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Digugat pengembang PT Indoglobal Adyapratama sebesar Rp 4 miliar lebih, warga Komplek Mutiara Garuda, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang ngadu ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Sabtu (20/6/2020). 

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ghufroni mengatakan pihaknya siap menerima dan membantu warga dalam menghadapi gugatan  pengembang. 

Bacaan Lainnya

“Kami terima dan siap bantu warga, Kasihan mereka dan gugatan ini  jelas salah kaprah,” kata Gufron.

Gufron menyebut adanya gugatan yang dilakukan tim kuasa hukum pengembang dalam kasus ini tidaklah tepat. Terlebih lagi penutupan jalan yang disoal pertama kali ditutup oleh pihak pasar lingkungan yang sudah disetujui pengembang dan Muspika.

“Menurut saya ini mengada – ngada. Mereka melihat dari akses bisnis mereka yang katanya mengalami kerugian, jelas ini tidak tepat apalagi saat ini tengah Covid-19,” ujarnya. 

Dengan demikian Gufron bersama tim mengaku akan tetap mengawal warga perumahan tersebut untuk dapat pendampingan hukum.”Mereka digugat tanggal 5 bulan ini. Dan diminta hadir nanti tanggal 29 Juli, untuk langkah awal ini mungkin mediasi,” ujarnya. 

Gufron juga menyayangkan langkah developer yang terkesan arogan dalam kasus ini. Pasalnya penutupan itu dilakukan oleh warga di perumahan, bukan pribadi. 

“Tapi kenapa yang digugat hanya 4 orang. Ini yang kita pertanyakan. Kemudian mereka juga meminta biaya perkara ke klien kami kan tidak masuk akal,” ujarnya. 

Gufron percaya nantinya majelis hakim akan menolak gugatan yang dilayangkan pihak pengembang. 

“Yang pasti kita hanya meminta mencabut gugatan. Kita percaya ini akan ditolak oleh hakim. Karena Pas jalan itu akan ditutup oleh masyarakat, diketahui oleh Muspika,” tukasnya. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.