Larangan Parkir di Pasar Badak Pandeglang Tak Berjalan Efektif

  • Whatsapp
larangan parkir
Sejumlah kendaraan roda dua parkir di bawah spanduk larangan parkir di PAsar BAdak, Pandeglang, Banten.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Larangan parkir yang terpampang di sejumlah titik di Pasar Badak Pandeglang, tak dihiraukan para pengendara, khususnya roda dua. Masih banyak kendaraan roda dua yang parkir di lokasi terlarang digunakan parkir kendaraan.

Pantauan di depan Plaza Pasar Badak Pandeglang, nampak ratusan kendaraan roda dua parkir tepat di bawah spanduk larangan parkir di area tersebut. Di lokasi itupun tidak ada petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) yang mengatur menjaga area parkir tersebut.

Bacaan Lainnya

Salah seorang juru parkir (Jukir) Pasar Badak Pandeglang, Mahfudin mengaku, larangan parkir yang pasang tersebut hanya melarang kepada pemilik toko. Namun untuk pengunjung pasar yang berbelanja tidak dilarang, sehingga masih tetap memarkirkan kendaraan di lokasi itu.

“Spanduk larangan itu hanya bagi pemilik toko. Tapi kalau pengunjung pasar mah tidak. Kemarin sempat dijaga Polisi dan diarahkan ke atas, tapi pengunjung ogah parkir di atas, karena belanjanya di bawah,” ungkapnya, Minggu (26/4/2020).

Diakuinya, memang larangan tersebut tidak efektif. Harusnya kata dia, ketika larangan itu dipasang ada juga petugas dari Dishub yang berjaga di lokasi, sehingga parkir kendaraannya bisa diarahkan.

“Bagaimana mau efektif, larangan ada tapi yang jaga tidak ada. Kemarin Polisi banyak, tapi setelah petugas tidak ada, lokasi ini digunakan parkir lagi,” katanya.

Diakuinya, memang ketika larangan itu benar-benar diterapkan maksimal, tentu mata pencahariannya terancam punah. Karena setiap harinya, penghasilan yang bisa didapatnya itu hanya dari jaga parkir.

“Saya jadi petugas parkir sudah hampir 17 tahun. Jika aturan itu benar-benar diterapkan, tentu saya akan kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Ditinggal Tarawih, Rumah Warga Citeureup Pandeglang Terbakar

. Perawat dan Keluarga PDP Meninggal di Pandeglang Jalani Isolasi Mandiri

. Pulang dari Jakarta, PDP Covid-19 Asal Pandeglang Meninggal Dunia

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Pandeglang, Tatang Muhtasar mengatakan, untuk spanduk larangan parkir yang terpasang tersebut masih bersifat sosialisasi dan akan dievaluasi. Namun untuk penegasan sanksi yang diterapkan belum ada.

“Rencana Dishub dengan pihak pengelola parkir, adanya penempatan parkir yang terpisah antara mobil di Jalan Ahmad Yani dan motor di atas Pasar Badak, itu sifatnya baru sosialisasi dan akan dievaluasi kembali setiap perkembangannya,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.