Larangan Mudik, Armada Bus AKAP Labuan-Kalideres Pandeglang Stop Operasi

  • Whatsapp
larangan mudik
Petugas mamasang rambu larangan masuk di Terminal Bus AKAP Labuan, Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Labuan, Pandeglang, ditutup. Penutupan itu menindaklanjuti surat Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Trasportasi Darat wilayah VIII Banten, yang diterbitkan tanggal 23 April, tentang pelarangan operasional angkutan umum AKAP.

Pantauan di lokasi, saat ini kondisi Terminal Bus AKAP Labuan nampak sepi. Para petugas telah menutup jalur keluar masuk armada di kawasan terminal tersebut dengan menggunakan rambu-rambu.

Bacaan Lainnya

Koordinator Satuan Pelayanan TTA Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengatakan, sesuai surat dari Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Trasportasi Darat wilayah VIII Banten, pihaknya sudah menutup aktivitas terminal bus AKAP Labuan.

“Iya sesuai surat dari BPTD terkait pelarangan operasional angkutan.umum bus AKAP. Jadi mulai hari ini Jumat 24 April hingga 31 Mei, aktivitas terminal ditutup,” ungkapnya, Jumat (24/4/2020).

Dikatakannya, tujuan pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait pelarangan operasi terhadap angkutan umum, seperti Bus AKAP jurusan Labuan-Kalideres, yaitu untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Kami ikut saja dengan kebijakan atasan, karena memang kebijakan ini salah satu upaya pencegahan penyebaram covid-19 melalui jalur transportasi,” katanya.

Sementara, seorang pengurus Bus AKAP Asli Prima Labuan-Kalideres, H Dedi mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19. Namun disisi lain, kebijakan itu berdampak buruk terhadap para awak Bus AKAP. Sebab ada ratusan pekerja Bus AKAP yang menganggur dari kebijakan tersebut.

“Kami sangat mendukung atas kebijakan pemerintah. Tapi kami juga berharap, pemerintah bisa memikirkan nasib para awak Bus AKAP,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Larangan Mudik, Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon Lengang

. Banten Tetapkan 15 Titik Pembatasan Transportasi Arus Mudik

. Pemkot Serang Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Larangan Mudik

Lanjut Dedi, di PO Asli Prima lebih 250 awak Armada yang harus memganggur akibat kebijakan itu. Ditambah dengan karyawan dari PO yang lain, seperti Murni Jaya dan Murni Putih. Lalu kata dia, bagaimana dengan nasib mereka (awak Bus AKAP), sementara sekarang bulan Ramadan dan akan menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

“Meskipun ini sifatnya sementara, akan tetapi pemerintah harus juga memikirkan kelangsungan hidup para awak Bus AKAP. Karena hari ini bekerja, hari ini mereka makan. Apalagi sekarang Bulan Ramadan dan akan menghadapi Idul Fitri, saat beban kebutuhan hidup meningkat, mereka menganggur,” keluhnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.