Langgar Jam Operasional Saat Ramadan, Pelaku Usaha dan Hiburan Bakal Kena Sanksi

oleh -
Langgar Jam Operasional Saat Ramadan, Pelaku Usaha dan Hiburan Bakal Kena Sanksi
Ilustrasi/Ist.

KOTA TANGERANG,REDAKSI24.COM–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Surat Edaran Wali Kota telah mengeluarkan Peraturan Jam Operasional bagi Tempat Usaha dan Hiburan selama Ramadan 2022. Jika diketahui melanggar maka Pemkot Tangerang melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang akan menjatuhkan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

Kepala Disbudparman, Kota Tangerang Muhamad Noor menjelaskan untuk usaha rumah makan, kafe, restoran dan sejenisnya yang melayani sahur buka usaha mulai pukul 02.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sedangkan untuk jasa usaha hiburan seperti karaoke, sauna, spa, massage dan billiard dilarang beroperasional selama bulan Ramadan.

BACA JUGA: Selama Ramadan, Pemkot Tangerang Ganti Apel Pagi dengan Pengajian dan Tausiah

“Apabila pelaku usaha makanan atau pelaku usaha hiburan tidak melaksanakan ketentuan tersebut, sanksi akan dilayangkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan itu, Pemkot Tangerang mengimbau untuk bisa mengikuti peraturan yang ada, demi kelancaran dan kenyamanan semua pihak selama Ramadan,” tegasnya.

BACA JUGA: Cegah Lonjakan Harga Selama Ramadan, Pemkot Tangerang Siap Gelar Bazar Murah

Menurut Noor karena peraturan tersebut sengaja dibuat dalam rangka menjaga toleransi antar umat beragama dan menghormati Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah, maka untuk rumah makan, kafe, restoran dan sejenisnya dapat membuka usahanya dengan menggunakan tirai tertutup sampai pukul 17.00 WIB. Sedangkan waktu tutup operasional sampai pukul 21.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

BACA JUGA: Antisipasi Kejahatan di Bulan Ramadhan, Polrestro Tangerang Kota Siapkan Layanan Pengaduan di Hotline 110

“Kami imbau disini, pelaku usaha untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan melengkapi tempat usaha dengan fasilitas prokes. Seperti tempat cuci tangan hingga cek suhu,” ungkap Noor.

Sementara itu, Camat Tangerang, Achmad Zuldin Syafii mengungkapkan telah membentuk tim pengawasan serta berkoordinasi dengan Satpol PP, Kepolisian dan TNI untuk melakukan pengawasan secara serentak pada waktu siang dan malam pada aturan selama Ramadan tersebut.

“Peraturan ini untuk memastikan ibadah puasa berjalan lancar, namun kegiatan ekonomi tetap beroperasi. Dengan itu, kita lakukan pengawasan akan kepatuhan pelaku usaha dan pelaku hiburan. Jangan sampai ada yang melanggar dan mengganggu ibadah puasa masyarakat sekitar,” katanya. (Rls/Hendra)