Landmark Pandeglang Telan Dana Rp3,8 Miliar

  • Whatsapp
land mark Gunung Karang pandeglang
Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita meletakan batu pertama pembangunan land mark PANDEGLANG di Gunung KArang, Selasa (15/10/2019).

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Bangunan Land Mark yang dibangun Pemkab Pandeglang di Puncak Gunung Karang, tepatnya di Kampung Baru, Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari, Pandeglang, Banten, menelan anggaran sebesar Rp3,8 miliar.

Land Mark yang akan dibangun di atas lahan seluas 3,000 meter persegi dengan tinggi 20 meter dengan tulisan frasa “PANDEGLANG” itu, berukuran raksasa. Adapun anggaran pembangunan tersebut, dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) BRI.

Bacaan Lainnya

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, pembangunan Land Mark berukuran raksasa itu salah satu upaya pemanfaatan potensi alam, dengan tujuan untuk mendongkrak prekonomian masyarakat.

“Land Mark ini nanti bisa terlihat dari tiap penjuru di Banten. Karena di atas Puncak Gunung Karang, ketika masyarakat atau wisatawan yang akan berkunjung ke Pandeglang, dari perbatasan Serang-Pandeglang Land Mark sudah terlihat,” ungkap Bupati Irna, usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Lamd Mark Pandeglang, Selasa (15/10/2019).

BACA JUGA:

. Irna Keukeuh Exit Tol di Pandeglang tak Boleh Dikurangi

. Warga Patia Pandeglang Minta Air Bersih

. Ulama dan Umaro Pandeglang Doa Bersama Untuk Keamanan Daerah

Irna mengklaim, dengan dibangunnya Land Mark akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Pandeglang. Sehingga nantinya bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar. Sebab, kata dia, proses pembangunan Land Mark sudah dikaji sejak tahun lalu.

“Kesiapsiagaanpun terus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat, karena yang kami bangun ini Gunung Karang, sehingga kewaspadaan dan kesiapsiagaan terus dilakukan, seperti jalur-jalur evakuasi apabila terjadi bencana,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Pimpinan Wilayah BRI Jakarta 3, Ketut Kusuma Wardana,  mengatakan, pembangunan ini merupakan bantuan bina lingkungan dari dana CSR untuk Kabupaten Pandeglang. Dana yang akan gunakan sebesar Rp3,8 miliar.

“Untuk ketinggian perhuruf dari Land Mark yang akan dibangun berkisar 20 meter. Adapun panjang lahan yang dibutuhkan untuk membangun sekitar 150 meter,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.