Lagi, BNN Banten Musnahkan 50 Kg Ganja

oleh -
BNN Banten
Petugas BNN Banten memusnahkan ganja asal Aceh hasil sitaan dari sebuah PO Bus di Kota Tangerang.

SERANG, REDAKSI24.COM – Sebanyak 50 Kilogram ganja dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten. Narkotika jenis ganja yang dimusnahkan tersebut hasil penangkapan pada tanggal (18/2/2/2020) di sebuah kantor agen perjalanan bus di Kota Tangerang.

Demikian dikatakan Kepala BNN Banten, Brigjen Pol Tantan Sulistyana kepada wartawan disela pemusnahan ganja di Halaman Kantor BNN Banten, Kota Serang. Banten, Kamis, (26/3/2020).

“Dari pengungkapan barang bukti ganja seberat 50 kilogram, dengan pengakuan tersangka ganja tersebut di kirim dari Aceh,” katanya.

Sebanyak 50 kilogram ganja tersebut, sambung Tantan, didapat dari hasil sitaan dari sebuah kantor agen perjalanan PO Bus PM di Kota Tangerang. Selain itu, kata dia, juga telah berhasil menangkap dua tersangka berinisial MM (38) warga Jakarta Timur dan BW (23) warga Kota Bekasi, Jawa Barat. Keduanya berperan sebagai kurir.

“Kami mendapat laporan ada tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis ganja yang dilakukan dua pria asal Jakarta dan Bekasi. Kami langsung menangkap kedua pelaku serta membawa barang bukti tersebut,” imbuhnya.

Tantan mejelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari tanggal (18/2/2020) pihaknya mendapat informasi dari masyarakat ada tindak pidana pengiriman narkotika berupa 50 paket ganja yang disamarkan dalam bentuk empat paket asam jawa.

“Dari hasil pengakuan tersangka, mengaku paket ganja tersebut dikirim dari Aceh, yang merupakan milik warga binaan Lapas di Banten berinisial MF (36) dan ND (29). Mereka juga mengaku ganja tersebut akan diedarkan di wilayah Banten,” ungkap Tantan.

BACA JUGA:

. BNN Banten Musnahkan 100 Kg Ganja Asal Aceh

. BNN Kota Cilegon Maksimalkan Program Kelurahan Bersinar

. BNN Banten Bongkar Penyelundupan 50 Kg Ganja Berkedok Asam Jawa

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa, satu unit Toyota Calya warna abu-abu dengan Nomor Polisi B 2502 PKC, satu lembar STNK, dua kartu ATM BCA, satu buku rekening BCA, dua Kartu Tanda Penduduk (KTP), satu lembar Surat Tanda Terima dari pihak PO Bus, enam unit handphone beserta sim card.

“Para tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat (2) JO Pasal 111 ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukum maksimal,” tandasnya.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.